Categories: Parlemen

Bakti Nelayan KKP, TA Khalid Bagikan 2000 Paket Sembako

BIREUEN | Komisi IV DPR RI bekerja sama dengan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) RI melakukan kegiatan Pendampingan Perlindungan dan Pemberdayaan (Bakti Nelayan) bersamaan dengan Kunjungan Kerja Direktorat Jenderal Perikanan Tangkap (DJPT) dengan Anggota Komisi IV DPR RI Fraksi Partai Gerindra Dapil Aceh II Ir H TA Khalid MM ke Kabupaten Bireuen, Rabu, (10/05/2023). Acara digelar di Dayah Babussalam Al Aziziyah Jeunieb.

Dalam Acara Bakti Nelayan KKP RI ini, TA Khalid membagikan secara simbolis 1000 paket sembako kepada perwakilan nelayan yang hadir, dan Santunan JKM Atas Nama Syawaluddin Bentara Mantan Panglima Laot Lhok Pandrah @Rp 42.000.000 dari BPS Ketenagakerjaan Cabang Lhokseumawe.

Turut Hadir Dirjen Perikanan Tangkap Diwakili Bapak Ir Martin Baga Sadipun selaku Kepala Pelabuhan Belawan, Ketua Himpunan Ulama Dayah Aceh (HUDA) Tgk H Muhammad Yusuf A Wahab atau Tu Sop, Kadis Pangan, Perikanan dan Kelautan Kabupaten Bireuen M Jafar, Kabid Perikanan Tangkap, Staf dan Para Penyuluh, Muspika Jeunieb, Panglima Laot Kabupaten Bireuen, Panglaot Lhok Jeunieb, Peulimbang Dan Peudada, Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Lhokseumawe Serta Tamu Undangan Lainnya.

Kepala Pelabuhan Perikanan Belawan Ir Martin Baga Sadipun mewakili Direktur Jenderal Perikanan Tangkap, mengatakan bahwa Kementerian Kelautan dan Perikanan terus melakukan akselerasi dan sinergi untuk membangun Sektor Kelautan Perikanan agar semakin maju dan berkembang. Kegiatan Bakti Nelayan ini merupakan salah satu implementasi program prioritas Kementerian Kelautan dan Perikanan.

Dalam Kata Sambutannya , Anggota Komisi IV DPR RI Ir H TA Khalid MM menyebut, Komisi IV DPR RI mengapresiasi langkah DJPT KKP yang rutin menggelar kegiatan peningkatan kompetensi para nelayan dan turun langsung ke sentra-sentra nelayan, menampung seluruh aspirasi nelayan yang akan menjadi bahan pertimbangan untuk pengambilan sebuah kebijakan.

Namun terbatasnya anggaran KKP yang luas lautnya terbentuk luas dari Sabang-Marauke hanya tersedia 6 triliun pertahun tidak mampu menopang program pro nelayan, sehingga Komisi IV DPR RI sangat sulit dalam menentukan program prioritas.

Sementara itu Ketua Himpunan Ulama Dayah Aceh (Huda) Tgk H Muhammad Yusuf A Wahab Pimpinan Dayah Babussalam Al Aziziyah Jeunieb dalam pidato singkatnya menilai, minimnya Anggaran KKP bukan suatu alasan tidak bisa mensejahterakan nelayan, besarpun anggaran tidak menjaminkan nelayan sejahtera, tetapi dengan mengurangi budaya korupsi, dana yang minim sekalipun akan mampu melahirkan program pro nelayan efesien dan akuntabel.

Sebelumnya KKP RI dan TA Khalid mengelar Bakti Nelayan di Dayah Safinatussalamah Blang Panyang Kec Muara Satu Aceh Utara, TA Khalid membagikan 1000 Paket Sembako dan Santunan Meninggal Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) @Rp. 199.000.000

|DIMAS

Bagikan Postingan
Redaksi

Dapatkan berita terbaru dari Bakata.id dengan berlangganan notifikasi portal berita ini.

Recent Posts

24.500 UMKM Rusak Karena Banjir Aceh Timur, Berharap Stimulus dari Pemerintah

IDI RAYEUK- Sebanyak 24.500 Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di Kabupaten Aceh Timur, Provinsi Aceh…

5 hours ago

Derita Anak Penyintas Banjir Tamiang, Ribuan Belum Miliki Seragam dan Alat sekolah

KUALA SIMPANG - Ribuan pelajar Kabupaten Aceh Tamiang, Provinsi Aceh, belum memiliki seragam sekolah dan…

10 hours ago

Bupati Al-Farlaky Minta Camat dan Geuchik Uji Publik Ulang Data Penerima Bantuan Rumah BNPB

Aceh Timur — Bupati Aceh Timur, Iskandar Usman Al-Farlaky, meminta seluruh camat agar memerintahkan para…

2 days ago

Kebangkitan Wisata Aceh Tengah Masih Terkendala, Ini Harapan Pelaku Bisnis

Takengon — Kebangkitan sektor pariwisata di Aceh Tengah pasca bencana longsor dan banjir bandang hingga…

3 days ago

2 Jembatan Amblas Penghubung Antar Kecamatan Aceh Utara Belum Diperbaiki

LHOKSUKON - Sebanyak dua jembatan yang amblas karena banjir November 2025 lalu hingga hari ini,…

3 days ago

Begini Pengaturan WFH di Aceh Timur…

IDI RAYEUK – Pemerintah Kabupaten Aceh Timur, Provinsi Aceh, resmi memberlakukan Work From Home (WFH)…

4 days ago

This website uses cookies.