ACEH TIMUR – Kawanan harimau dilaporkan menyerang satu sapi di kawasan perkebunan Afdiling 1, PTPN Julok Rayeuk Selatan, Desa Panton Rayeuk T, Kecamatan Banda Alam Kabupaten Aceh Timur, Provinsi Aceh, Senin, (27/3/2023). Dampaknya petani takut keluar rumah.
Kapolsek Banda Alam Iptu Saidir, per telepon menyebutkan, sapi itu milik Sofyanto, (45) warga Desa Panton Rayeuk T.
“Awalnya sapi itu ditemukan oleh Sidi, warga Desa Pelita Sagoup Jaya Kecamatan Indra Makmu, Kabupaten Aceh Timur saat sedang berburu babi dengan menggunakan senapan di area kebun PTPN Julok Rayeuk Selatan dan melihat kondisi sapi itu,” sebut Kapolsek.
Saksi langsung melaporkan kasus itu ke satuan pengamanan PTPN, seterusnya dilaporkan ke Polsek.
“Kita datangi lokasi dan benar satu sapi penuh luka bekas gigitan harimau,” katanya.
Setelah itu, sapi tersebut langsung dibawa ke pemukiman warga untuk diberi obat.
Kapolsek mengimbau agar warga tidak melepas hewan ternaknya ke area untuk mengantisipasi peristiwa serupa.
“Warga juga harus ekstra hati-hati saat berada di luar rumah. Jangan pula meracuni harimau karena itu hewan dilindungi dan bisa berdampak pada kasus hukum,” katanya.
Dia menyebutkan, polisi berkoordinasi dengan Badan Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Aceh untuk menangani konflik harimau dan manusia di kecamatan itu. Setidaknya, tercatat tiga kali kasus harimau memakan hewan ternak di kecamatan ini dalam dua bulan terakhir.
|KCM
LHOKSUKON – Badan Metreologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengingatkan warga Kabupaten Aceh Utara, Provinsi Aceh…
PEUREULAK – Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Aceh Timur, Lismawani Iskandar Al-Farlaky, melakukan kunjungan kerja…
ACEH UTARA– Sebanyak 58 unit hunian sementara (huntara) yang tersebar di empat desa di Kecamatan…
ACEH TIMUR – Pemerintah Kabupaten Aceh Timur menyiapkan anggaran sekitar Rp58 miliar untuk pembayaran Gaji…
BANDA ACEH – Menyambut musim liburan sekolah pertengahan tahun 2026, Mita Mulia Hotel by Calandra…
JAKARTA | Komitmen kepedulian sosial dan penguatan hubungan harmonis dengan masyarakat di sekitar lingkungan kerja…
This website uses cookies.