ParlemenTA Khalid : Masyarakat Harus Dilibatkan dalam Pengembangan Perhutani

TA Khalid : Masyarakat Harus Dilibatkan dalam Pengembangan Perhutani

JAKARTA | Anggota Komisi IV DPR RI Fraksi Partai Gerindra daerah pemilihan Aceh II, Ir H TA Khalid MM, mendesak Perhutani, Inhutani dan PerkebunanNusantara untuk melibatkan masyarakat dalam roadmap pengembangan perusahaan milik negara itu. Hal itu ditegaskan dalam rapat dengar pendapat Komisi IV DPR RI dengan Direktur Utama Perhutani, Inhutani dan Perusahaan Nusantara Rabu, (6/12/2022).

“Kami Fraksi Partai Gerindra mendesak agar jelas keterlibatan masyarakat dalam roadmap pengembangan Perhutani, Inhutani dan Perkebunan Nusantara.Sehingga peran masyarakat menjadi strategis baik secara tatakelola maupun tata niaga yang dilakukan pleh perusahaan,” terang Ketua DPRD Gerindra Provinsi Aceh ini.

Dia meminta ketiga perusahaan plat merah itu  memberikan data konkrit pelibatan kelompok masyarakat  di masing-masing wilayah kerja perusahaan. “Sehingga pembangunan yang berkelanjutan dapat terwujud dengan baik dan benar, selanjutnya kami juga meminta perusahaan tersebut dapat berkomunikasi, berkolaborasi dan aspiratif dengan Komisi IV DPRRI,” kata politisi asal Aceh ini.

Sisi lain, sambungnya Gerindra berkomitmen untuk mendukung seluruh perusahaan plat merah untuk bekerja maksimal demi kesejahteraan rakyat. “Ini sesuai dengan misi Pak Prabowo Subianto, sedapat mungkin, dan sebesar-besarnya kehadiran Perhutani, Inhutani dan perusahaan negara lainnya untuk kemakmuran rakyat,” pungkasnya.

| DIMAS

Bagikan Postingan

Postingan Terpopuler

Pilihan Untukmu

350 Petani Sawit Aceh Timur Dapat Bantuan Rehabilitasi Pascabanjir, 411 Hektare Kebun Dipulihkan

IDI– Sebanyak 350 petani sawit swadaya di Kabupaten Aceh...

Bupati Al-Farlaky Kumpulkan Pimpinan PKS, Bahas Harga TBS, CSR hingga Investasi di Aceh Timur

ACEH TIMUR – Bupati Aceh Timur, Iskandar Usman Al-Farlaky,...

Polisi Musnahkan 3.000 Pohon Ganja di Aceh Utara, Dua Pemilik Kebun Ditangkap

ACEH UTARA – Personel Polres Lhokseumawe memusnahkan sekitar 3.000...

Temuan BPK: Biaya Operasional-Insentif Bebani Dana Zakat Rp559 Juta di Baitul Mal Lhokseumawe

LHOKSEUMAWE - Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Aceh menemukan...

PIM Gelar Khitanan Massal untuk 80 Anak di Lingkungan Perusahaan

ACEH UTARA – PT Pupuk Iskandar Muda (PIM) kembali...