ACEH TIMUR – Dua warga mengalami luka bakar parah dan satu lainnya meninggal dunia, setelah sumur minyak tradisional meledak di Desa Seunebok Lapang, Kecamatan Peureulak Timur, Kabupaten Aceh Timur, Provinsi Aceh, Kamis (13/10/2022).
Kasat Reskrim Polres Aceh Timur, AKP Miftahuda Dizha Fezuono dalam keterangan tertulisnya, menyebutkan korban yaitu Jaini (40) dan M Amin (19) mengalami luka bakar 70 persen di sekujur tubuhnya. Satu korban meninggal dunia di lokasi yaitu David, (35), ketiga warga itu asal Desa Buket Selamat, Kecamatan Sungai Raya, Kabupaten Aceh Timur.
Informasi yang dihimpun petugas, sambung AKP Miftahuda, kasus meledaknya sumur minyak itu saat Jaini memasang pipa kompresor, sedangkan David dan M Amin sedang memasak di gubuk tak jauh dari sumur minyak itu.
“Tiba-tiba ada letupas api dari sumur dan menyambar gubuk, sehingga membakar gubuk itu,” katanya.
Setelah kejadian Jaini dan M Amin meminta pertolongan pada perusahaan PT PPP (perusahaan kelapa sawit) tak jauh dari lokasi kejadian. Petugas satuan pengamanan perusahaan berusaha membantu memadamkan api. Namun David tak berhasil diselamatkan dan meninggal terbakar dalam gubuk itu.
Sumur minyak yang terbakar itu merupakan bekas sumur minyak PT Asamera yang beroperasi saat Belanda masih menjajah di Indonesia.
“Korban luka bakar dirawat di Rumah Sakit Idi Aceh Timur. Kami sudah lakukan olah tempat kejadian perkara,” pungkasnya.
|KOMPAS

Subscribe to my channel

