ACEH UTARA – Perseroan Terbatas (PT) Pase Energi Migas Perseroda, milik Pemerintah Kabupaten Aceh Utara, Provinsi Aceh, hingga kini belum bisa menghasilkan laba dan disetor sebagai pendapatan asli daerah (PAD). Padahal, perusahaan yang sahamnya seluruhnya dikuasai Pemerintah Aceh Utara itu berdiri sejak 2010 lalu.
Direktur Utama PT Pase Energi, Azman dihubungi per telepon, Kamis (25/8/2022) mengakui perusahaan yang dipimpinnya belum bisa menghasilkan untung untuk disetor menjadi PAD Aceh Utara.
“Kita memang ada kerjaan kecil-kecil, misalnya jaringan gas rumah tangga. Namun itu hasilnya belum bisa kita setor ke kas daerah. Bahkan untuk gaji karyawan saja masih belum mencukupi,” sebut Azman.
Dia menyebutkan, perseroan terus berusaha mencari pekerjaan di sektor minyak dan gas ke depan. Sehingga bisa menjadi tulang punggung pendapatan daerah.
“Namun sejauh ini, belum ada kerjasama dengan pihak lainnya. Termasuk join pekerjaan. Sehingga memang belum menghasilkan, semoga ke depan semakin maju perusahaan ini,” terangnya.
Sekadar diketahui, awalnya perusahaan plat merah ini berdiri dengan nama Perusahaan Daerah (PD) Pase Energi. Lalu berganti nama menjadi PT Pase Energi Migas Perseroda. Salinan akte perusahaan yang diperoleh Kompas.com tertanggal 2 Juni 2022, menunjukan struktur perusahaan yaitu dewan direksi, sebagai direktur utama Azman Abdullah, lalu posisi komisaris independent Teuku Tarmizi, komisaris utama Mirza Gunawan dan komisaris Taufik Hidayat.
|KOMPAS
IDI RAYEUK- Sebanyak 24.500 Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di Kabupaten Aceh Timur, Provinsi Aceh…
KUALA SIMPANG - Ribuan pelajar Kabupaten Aceh Tamiang, Provinsi Aceh, belum memiliki seragam sekolah dan…
Aceh Timur — Bupati Aceh Timur, Iskandar Usman Al-Farlaky, meminta seluruh camat agar memerintahkan para…
Takengon — Kebangkitan sektor pariwisata di Aceh Tengah pasca bencana longsor dan banjir bandang hingga…
LHOKSUKON - Sebanyak dua jembatan yang amblas karena banjir November 2025 lalu hingga hari ini,…
IDI RAYEUK – Pemerintah Kabupaten Aceh Timur, Provinsi Aceh, resmi memberlakukan Work From Home (WFH)…
This website uses cookies.