Categories: News

Hore, 10 Bulan Gaji Honorer Lhokseumawe Tersedia Tahun 2023

LHOKSEUMAWEPemerintah Kota Lhokseumawe, Provinsi Aceh, tetap menganggarkan gaji untuk honorer di kota itu sebesar Rp 10 miliar lebih tahun 2023. Kebijakan itu diambil untuk kepastian gaji seluruh honorer tahun depan.

Sisi lain, Kementerian Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB) melarang seluruh daerah dan kementerian menggunakan honorer, bakti dan sebutan lainnya di Indonesia mulai tahun 2023 mendatang.

Kepala Hubungan Masyarakat, Pemerintah Kota Lhokseumawe, Marzuki, per telepon, Selasa (26/7/2022) menyebutkan, Pemerintah Kota Lhokseumawe sudah menerima surat dari Kemenpan RB soal penghentian tenaga honorer mulai tahun depan. Namun, belum ada petunjuk teknis detail soal larangan tersebut. Sehingga, sembari menunggu keputusan terbaru, pemerintah mengalokasikan gaji untuk 10 bulan tahun 2023.

“Kita plotkan anggarannya 10 bulan dulu tahun 2023 untuk honorer. Kita tetap patuh dan tunduk aturan pemerintah pusat, nanti kita tunggu lagi aturan teknis detailnya bagaimana,” sebut Marzuki.

Dia menyebutkan, kebijakan pemerintah pusat akan dipatuhi oleh Pemerintah Kota Lhokseumawe.

Data dari Badan Kepegawaian dan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Lhokseumawe, honorer di kota itu sebanyak 1.000 orang lebih. Jumlah itu terbanyak dari kelompok satuan polisi pamong praja dan guru.

Sebelumnya, Kemenpan RB meminta seluruh tenaga honorer dihapuskan dan diganti dengan Pegawai dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di seluruh derah dan kementerian seluruh Indonesia.

|KOMPAS

Bagikan Postingan
Redaksi

Dapatkan berita terbaru dari Bakata.id dengan berlangganan notifikasi portal berita ini.

Recent Posts

24.500 UMKM Rusak Karena Banjir Aceh Timur, Berharap Stimulus dari Pemerintah

IDI RAYEUK- Sebanyak 24.500 Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di Kabupaten Aceh Timur, Provinsi Aceh…

2 days ago

Derita Anak Penyintas Banjir Tamiang, Ribuan Belum Miliki Seragam dan Alat sekolah

KUALA SIMPANG - Ribuan pelajar Kabupaten Aceh Tamiang, Provinsi Aceh, belum memiliki seragam sekolah dan…

2 days ago

Bupati Al-Farlaky Minta Camat dan Geuchik Uji Publik Ulang Data Penerima Bantuan Rumah BNPB

Aceh Timur — Bupati Aceh Timur, Iskandar Usman Al-Farlaky, meminta seluruh camat agar memerintahkan para…

3 days ago

Kebangkitan Wisata Aceh Tengah Masih Terkendala, Ini Harapan Pelaku Bisnis

Takengon — Kebangkitan sektor pariwisata di Aceh Tengah pasca bencana longsor dan banjir bandang hingga…

4 days ago

2 Jembatan Amblas Penghubung Antar Kecamatan Aceh Utara Belum Diperbaiki

LHOKSUKON - Sebanyak dua jembatan yang amblas karena banjir November 2025 lalu hingga hari ini,…

4 days ago

Begini Pengaturan WFH di Aceh Timur…

IDI RAYEUK – Pemerintah Kabupaten Aceh Timur, Provinsi Aceh, resmi memberlakukan Work From Home (WFH)…

5 days ago

This website uses cookies.