KISAH hubungan keluarga Minang antara Gaek Tan (Ahmad Tamimi Siregar) dan cucunya Yahya (Muzakki Ramadhan). Mereka harus melakukan perjalanan panjang dengan vespa tua yang sudah 50 tahun tidak dipakai. Berawal dari pesanan lukisan untuk pelanggan (Randy Pangalila), Gaek Tan, pengrajin toko pembuatan mahar terkenal, “Warisan Chaniago” berniat mengantarkan hasil lukisan itu. Gaek pun memutuskan bertualang dengan Yahya, cucunya. Sepanjang perjalanan pertama itulah terbuka rahasia masa lalu keluarga Yahya, yang selama ini tidak diketahuinya sama sekali.
Ini film ketiga Arief Malinmudo sebagai sutradara sekaligus penulis skenario. Karya sebelumnya adalah Surau dan Silek (2017) dan Liam dan Laila (2018). Film ini pernah masuk nominasi Best Feature Drama, Muslim Film Festival, Australia 2021, dan terpilih dalam kompetisi di JAFF (Jogja-NETPAC Asian Film Festival (Desember 2021). LSF mengklasifikasikan film ini untuk penonton usia Semua Umur.
DATA FILM
Director:
Arief Malinmudo
STLS:
Indonesia
Release Date:
14 Juli 2022
Run Time:
1 Jam 52 Menit
Genres:
Drama
Kebijakan percepatan pembangunan ekonomi dan pengentasan kemiskinan yang digagas oleh Bupati Aceh Timur, Iskandar Usman…
LHOKSUKON - Nafis terpaksa menghabiskan lebaran Idul Adha kali ini di lokasi kebakaran sisa baju…
Aceh Timur – Bupati Aceh Timur, Iskandar Usman Al-Farlaky, S.H.I., M.Si menghadiri kegiatan Khanduri Laot…
LHOKSUKON- Helikopter water bombing akhirnya berhasil memadamkan api di tumpukan kayu sisa banjir Desa Babah…
LHOKSUKON– Pemerintah Kabupaten Aceh Utara, Provinsi Aceh, mengusulkan sebanyak 200 formasi Calon Pegawai Negeri Sipil…
LHOKSUKON – Kontraktor pembangunan hunian tetap (Huntap) untuk penyintas banjir di Kabupaten Aceh Utara, Provinsi…
This website uses cookies.