Categories: News

Orangutan di PTPN Langsa Dievakuasi

ACEH TIMUR – Tim Badan Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Provinsi Aceh mengevakuasi orang utan yang terjebak di area perkebunan milik PT PN 1 di Desa Perkebunan Julok Rayeuk Utara Kecamatan Indra Makmur, Kabupaten Aceh Timur.

Kepala BKSDA Aceh, Agus Arianto dalam keterangan tertulisnya, Rabu (18/5/2022) menyebutkan, awalnya informasi ditemukan orang utan itu diketahui dari masyarakat pada 15 Mei 2022.

“Lalu kita turunkan tim ke lokasi sehari berikutnya. Ternyata benar ada orang utan itu dan dilakukan pemeriksaan kondisi kesehatan,” kata Agus.

Berdasarkan hasil pemeriksaan medis, sambung Agus, orang utan itu jenis kelamin jantan dalam keadaan sehat, berat badan 35 kilogram dengan usia diperkirakan 24 tahun.

“Karena masa pandemic Covid-19, kita lakukan juga rapid antigen sars Covid 19 dan hasilnya negative,” sebutnya.

Setelah itu, tim langsung melepas hewan it uke kawasan hutan lindung di sekitar Kecamatan Bandar Pusaka, Kabupaten Aceh Tamiang, Provinsi Aceh. Lokasi itu dipilih karena kawasan itu merupakan habitat orang utan.

“Kami apresiasi masyarakat yang melapor, sehingga upaya kita menyelamatkan orang utan yang dilindungi negara ini berhasil,” pungkasnya.

Sekadar diketahui, orang utan Sumatera (Pongo abelii) merupakan salah satu jenis satwa liar dilindungi di Indonesia berdasarkan Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Nomor: P.106/MENLHK/SETJEN/KUM.1/6/2018 tentang Perubahan Kedua atas Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Nomor: P.20/MENLHK/SETJEN/KUM.1/6/2018 tentang Jenis Tumbuhan dan Satwa Liar yang Dilindungi. Berdasarkan The IUCN Red List of Threatened Species, satwa yang hanya ditemukan di Pulau Sumatera ini berstatus Critically Endangered atau spesies yang terancam kritis, beresiko tinggi untuk punah di alam liar.

|KOMPAS

Bagikan Postingan
Redaksi

Dapatkan berita terbaru dari Bakata.id dengan berlangganan notifikasi portal berita ini.

Recent Posts

24.500 UMKM Rusak Karena Banjir Aceh Timur, Berharap Stimulus dari Pemerintah

IDI RAYEUK- Sebanyak 24.500 Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di Kabupaten Aceh Timur, Provinsi Aceh…

7 hours ago

Derita Anak Penyintas Banjir Tamiang, Ribuan Belum Miliki Seragam dan Alat sekolah

KUALA SIMPANG - Ribuan pelajar Kabupaten Aceh Tamiang, Provinsi Aceh, belum memiliki seragam sekolah dan…

12 hours ago

Bupati Al-Farlaky Minta Camat dan Geuchik Uji Publik Ulang Data Penerima Bantuan Rumah BNPB

Aceh Timur — Bupati Aceh Timur, Iskandar Usman Al-Farlaky, meminta seluruh camat agar memerintahkan para…

2 days ago

Kebangkitan Wisata Aceh Tengah Masih Terkendala, Ini Harapan Pelaku Bisnis

Takengon — Kebangkitan sektor pariwisata di Aceh Tengah pasca bencana longsor dan banjir bandang hingga…

3 days ago

2 Jembatan Amblas Penghubung Antar Kecamatan Aceh Utara Belum Diperbaiki

LHOKSUKON - Sebanyak dua jembatan yang amblas karena banjir November 2025 lalu hingga hari ini,…

3 days ago

Begini Pengaturan WFH di Aceh Timur…

IDI RAYEUK – Pemerintah Kabupaten Aceh Timur, Provinsi Aceh, resmi memberlakukan Work From Home (WFH)…

4 days ago

This website uses cookies.