Categories: Advertorial

PIM Luncurkan Mobil Komersialisasi Produk

ACEH UTARA | Dalam mendukung program komersialisasi produk utama PT Pupuk Iskandar Muda khususnya program Retail Management System (RMS) dan Program Makmur sebagai solusi pertanian dalam rangka meningkatkan produktivitas pertanian dan kesejahteraan petani, PT PIM meluncurkan mobil komersialisasi produk sebagai sarana promosi memperkenalkan produk-produk terutama di sektor pupuk non subsidi.

“Saat ini kita lebih fokus memasarkan pupuk non subsidi untuk kebutuhan pertanian. Mulai dari pupuk single dan pupuk multi nutrien yaitu pupuk urea dan pupuk NPK serta pupuk Polivit,” ungkap Maimun selaku SVP Transformasi Bisnis.

Sementara itu guna mendukung transformasi bisnis yang dijalankan, PT Pupuk Iskandar Muda memperkenalkan aplikasi Retail Management System (RMS) yang dikembangkan oleh PT Pupuk Indonesia (Persero) untuk memudahkan kios-kios mengelola transaksi dan pendataan stok produknya. “Sistem digitalisasi ini dapat mempermudah dan mempercepat kios dalam memproses penjualan pupuk, baik retail, komersil maupun pupuk bersubsidi,” ungkap Maimun selaku SVP Transformasi Bisnis PT PIM.

Maimun mengharapkan dengan adanya Mobile Promotion sekaligus alat transportasi komersialisasi pupuk ke kios-kios diharapankan produk PIM lebih dikenal dan dapat bersaing dengan produk pupuk lainnya terutama di wilayah Sumatera Bagian Utara.

“Selama ini PIM mendistribusikan pupuk melalui distributor, lalu distributor menyalurkan ke kios, kios ke petani. Sekarang dengan adanya komersialiasai produk non subsidi ini, harapannya produk dapat langsung tersalurkan ke user atau pengguna,” jelas Maimun.

Sejalan dengan misi perusahaan, pengembangan bisnis yang dilakukan adalah untuk memenuhi kebutuhan petani melalui pupuk non subsidi dan juga pupuk unggulan PIM. Dalam Program Makmur yang dijalankan, perusahaan mempersiapkan agronom untuk mendampingi dan membimbing petani sehingga hasil panen dapat meningkat dan kebutuhan pangan nasional terpenuhi.

|RIL

Bagikan Postingan
Redaksi

Dapatkan berita terbaru dari Bakata.id dengan berlangganan notifikasi portal berita ini.

Recent Posts

24.500 UMKM Rusak Karena Banjir Aceh Timur, Berharap Stimulus dari Pemerintah

IDI RAYEUK- Sebanyak 24.500 Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di Kabupaten Aceh Timur, Provinsi Aceh…

2 days ago

Derita Anak Penyintas Banjir Tamiang, Ribuan Belum Miliki Seragam dan Alat sekolah

KUALA SIMPANG - Ribuan pelajar Kabupaten Aceh Tamiang, Provinsi Aceh, belum memiliki seragam sekolah dan…

2 days ago

Bupati Al-Farlaky Minta Camat dan Geuchik Uji Publik Ulang Data Penerima Bantuan Rumah BNPB

Aceh Timur — Bupati Aceh Timur, Iskandar Usman Al-Farlaky, meminta seluruh camat agar memerintahkan para…

3 days ago

Kebangkitan Wisata Aceh Tengah Masih Terkendala, Ini Harapan Pelaku Bisnis

Takengon — Kebangkitan sektor pariwisata di Aceh Tengah pasca bencana longsor dan banjir bandang hingga…

4 days ago

2 Jembatan Amblas Penghubung Antar Kecamatan Aceh Utara Belum Diperbaiki

LHOKSUKON - Sebanyak dua jembatan yang amblas karena banjir November 2025 lalu hingga hari ini,…

4 days ago

Begini Pengaturan WFH di Aceh Timur…

IDI RAYEUK – Pemerintah Kabupaten Aceh Timur, Provinsi Aceh, resmi memberlakukan Work From Home (WFH)…

5 days ago

This website uses cookies.