Categories: News

Tak Penuhi Syarat, Dinsos Aceh Segeralah Batalkan Kelulusan TKSK Aceh Utara

ACEH UTARA | Ketua DPC Gerindra Aceh Utara, H Syarifuddin, memprotes hasil  seleksi Tenaga Kesejahteraan sosial Kecamatan (TKSK) Kabupaten Aceh Utara.

 

Menurutnya, Dinas Sosial Aceh tidak profesional dalam rekrutmen tersebut. Pasalnya, dari 75 peserta yang mengikuti ujian tulis, hanya tiga kecamatan TKSK wajah baru lulus. Itu pun karena TSKS lama tidak lagi mendaftar alias sudah pensiun. Mereka TSKS wajah baru yang lulus yaitu Kecamatan Tanah Jambo Aye, Seuneudon, Banda Baro, Aceh Utara.

“Kalau memang rencana untuk perpanjang kontrak TKSK lama untuk apa di buat rekrutmen yang ada menyakiti puluhan peserta lainnya. Anehnya lagi di Aceh Utara ada beberapa kecamatan TKSK yang lewat di luar kabupaten Aceh Utara padahal di Aceh Utara banyak sekali tenaga profesional,” sebutnya.

 

Dia meminta Komisi 5, DPR Aceh memanggil Kepala Dinas Sosial Aceh, Yusrizal untuk mempertanyakan detail rekrutmen tersebut. “Bagi yang tidak sesuai syarat ya batalkan saja. Jangan bikin gaduh. Dinsos Aceh harus benar-benar profesional,” pungkasnya.

Asosiasi Keuchik Protes

Ketua Asosiasi Geuchik Aceh Utara (Asgara) Abu Bakar, turut protes. Menurutnya rekrutmen seremonial itu harus ditinjau ulang. “Saya di Kecamatan Pirak Timu, TKSK untuk Kecamatan Pirak Timu itu tidak sesuai syarat yang diumumkan. Ini harus dibatalkan. Jangan bikin gaduh di tengah masyarakat,” kata Abu Bakar.

Dia meminta Dinas Sosial Aceh segera merevisi keputusannya dan membatalkan mereka yang tak sesuai syarat namun diluluskan.

Sekadar diketahui TKSK yang lulus tidak memenuhi syarat domisili yaitu berada di Kecamatan Pirak Timu, dan Kecamatan Matangkuli, Aceh Utara. Dinas Sosial Aceh Utara sudah menyurati kondisi itu ke Dinas Sosial Aceh. Namun, hingga hari ini belum ada pembatalan pengumuman tersebut.

|DI

Bagikan Postingan
Redaksi

Dapatkan berita terbaru dari Bakata.id dengan berlangganan notifikasi portal berita ini.

Recent Posts

Pemkab Aceh Timur Jemput Nelayan Idi Cut yang Dibebaskan Otoritas Thailand

ACEH TIMUR — Pemerintah Kabupaten Aceh Timur menunjukkan kepedulian terhadap warganya dengan menjemput langsung salah…

16 hours ago

Hentakan Ghajaz Voice

Lhokseumawe-Vokal Grup Ghajaz Voice asal Kota Lhokseumawe meraih juara 1 Lomba Nasyid Acapella di event…

16 hours ago

Cerita Petani Garam Aceh, Bertahan Sakit, Bangkit Sulit…

Matahari terasa begitu panas, Minggu (3/5/2026) di Desa Lancok, Kecamatan Syamtalira Bayu, Kabupaten Aceh Utara,…

16 hours ago

Petani Pantungan Sewa 5 Excavator Untuk Bersihkan Lumpur di Saluran Irigasi Pascabanjir

LHOKSUKON- Para petani di Kecamatan Tanah Luas, Kabupaten Aceh Utara, Provinsi Aceh, patungan menyewa lima…

2 days ago

Fitnah untuk Bupati, Prokopim; Harap Masyarakat Bijak Sikapi Informasi

ACEH TIMUR – Pemerintah Kabupaten Aceh Timur mengajak masyarakat untuk tetap bersatu serta tidak mudah…

2 days ago

Ehem, Janda di Lhokseumawe Rata-Rata Usia 25 – 35 Tahun

LHOKSEUMAWE- Angka perceraian di Kota Lhokseumawe menunjukkan tren peningkatan dalam dua tahun terakhir. Di tahun…

2 days ago

This website uses cookies.