Categories: FeaturedNews

Petani Pantungan Sewa 5 Excavator Untuk Bersihkan Lumpur di Saluran Irigasi Pascabanjir

LHOKSUKON- Para petani di Kecamatan Tanah Luas, Kabupaten Aceh Utara, Provinsi Aceh, patungan menyewa lima excavator untuk membersihkan lumpur di saluran irigasi.

Lumpur itu merupakan lumpur terbawa saat banjir pada 26 November 2025 lalu.

Keujruen Blang Tanah Luas, Al Halim Ali, Sabtu (2/5/2026) menyebutkan pembersihan lumppur di saluran irigasi agar memudahkan suplai air ke area persawahan.

“Biaya sewa patungan dari masing-masing desa untuk lima excavator. Jika tidak segera dibersihkan, maka sampai kapan petani tidak bisa turun ke sawah. Jadi, kami inisitif membersihkan dengan biaya swadaya,” katanya.

Sehingga, sambung Ali, saa Bendungan Krueng Pase dibuka, air langsung bisa digunakan oleh petani kawasan itu. Saat ini, bendungan itu telah rampung dikerjakan dan telah dilakukan ujicoba penggunaan suplai air ke area persawahan.

Bendungan ini mengairi 8.922 hektare lahan pertanian di 9 kecamatan, yaitu Meurah Mulia, Samudera, Syamtalira Bayu, Matang Kuli, Syamtalira Aron, Tanah Luas, Nibong, Tanah Pasir Kabupaten Aceh Utara, serta Kecamatan Blang Mangat Kota Lhokseumawe.

Sementara itu, Camat Tanah Luas, Bachtiar, mengapresiasi inisiatif masyarakat untuk membersihkan lumpur sisa banjir. “Harapan kita, begitu musim tanam tiba, 35 desa di kecamatan ini langsung bisa turun ke sawah lagi pascabanjir,” terangnya.

Dia menyebutkan, jadwal buka air bendungan direncanakan 15 Mei-15 September 2026.

“Jadi selama tiga bulan ini distribusi ke lahan pertanian sudah bisa dilakukan, apabila saluran irigasi ini sudah selesai dilakukan pembersihan dan para petani pun sudah bisa kembali lagi menggarap lahan mereka,” pungkasnya. |AMAR|KCM

Bagikan Postingan
Redaksi

Dapatkan berita terbaru dari Bakata.id dengan berlangganan notifikasi portal berita ini.

Recent Posts

Fitnah untuk Bupati, Prokopim; Harap Masyarakat Bijak Sikapi Informasi

ACEH TIMUR – Pemerintah Kabupaten Aceh Timur mengajak masyarakat untuk tetap bersatu serta tidak mudah…

2 hours ago

Ehem, Janda di Lhokseumawe Rata-Rata Usia 25 – 35 Tahun

LHOKSEUMAWE- Angka perceraian di Kota Lhokseumawe menunjukkan tren peningkatan dalam dua tahun terakhir. Di tahun…

3 hours ago

Bupati Al-Farlaky Tempuh Jalur Hukum, Akun – Akun Penyebar Fitnah Dilaporkan

ACEH TIMUR – Bupati Aceh Timur, Iskandar Usman Al-Farlaky, S.H.I, MSi resmi menempuh jalur hukum…

1 day ago

Hari Ini, Warga Status Desil 8 Mulai Bayar Layanan Kesehatan Mandiri di Aceh

LHOKSUKON – Rumah Sakit Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Aceh Utara, Provinsi Aceh mulai memberlakukan…

1 day ago

Ayahwa Cairkan Rp 2,9 Miliar Dana Tunggu Hunian Penyintas Banjir

LHOKSUKON– Bupati Aceh Utara, Provinsi Aceh, Ismail A Jalil akrab disapa Ayahwa menyerahkan secara simbolis…

1 day ago

Dirjen LIP Apresiasi TA Khalid Dalam Percepatan Rehab Lahan Pertanian Paska Bencana

BANDA ACEH | Direktur Jenderal Lahan Dan Irigasi Pertanian (LIP) Kementerian Pertanian RI Dr Ir…

2 days ago

This website uses cookies.