ACEH UTARA – Seorang guru mengaji berinisial M (28) diduga memperkosa santrinya sendiri berinisial Z (15) di Kecamatan Simpang Keuramat, Kabupaten Aceh Utara.
Aksi bejat itu dilakukan pada 10 Januari 2022 di kompleks pengajian itu.
Bahkan, oknum guru mengaji itu diduga sudah beberapa kali melakukan persetubuhan terhadap santrinya itu. Parahnya, pelaku mengancam korban jika melaporkan aksi bejatnya ke orang tua atau pihak lain. Bahkan, diancam dipukuli.
Karena ketakutan atas ancaman itu, korban tak mau bercerita pada keluarganya. Belakangan, saat korban pulang ke rumah dari asrama, korban memberanikan diri bercerita pada orangtuanya.
Saat itu juga, ayah korban langsung mendatangi Polres Lhokseumawe untuk membuat laporan polisi pada 20 Januari 2022.
Kepala Bagian Hubungan Masyarakat Polres Lhokseumawe, Salman, dihubungi per telepon, Jumat (11/2/2022) membenarkan penangkapan itu. “Setelah korban melapor. Jadi, penyidik langsung meminta keterangan korban dan orang tuanya. Setelah itu langsung dicari pelaku dan ditangkap,” kata Salman.
Dia menyebutkan, penyidik sudah ditahan dan ditetapkan sebagai tersangka. Saat ditanya, apakah ada korban lain dari aksi bejat pelaku? Salman menyebutkan hingga kini hanya satu korban yang diketahui polisi.
Meski begitu, dia mengimbau jika ada korban lainnya segera melapor. “Agar kita tangani secara komprehensif kasus ini. Jika ada yang merasa korban pelaku ini, jangan takut. Silakan lapor ke kami,” pungkas Salman.
|KOMPAS
Pemerintah Kabupate Aceh Timur resmi menyalurkan Rp 118.935.000.000 atau 118,9 miliar bantuan dana u tuk…
LHOKSEUMAWE – Ratusan masyarakat di Kota Lhokseumawe, Provinsi Aceh merubah status pekerjaan di Kartu Tanda…
Bur Telege kini semakin dikenal sebagai salah satu destinasi wisata unggulan di dataran tinggi Gayo.…
ACEH TIMUR – Bupati Aceh Timur, Iskandar Usman Al-Farlaky, S.H.I, M.Si melakukan Peusijuek calon jamaah haji…
ACEH UTARA- Kejaksaan Negeri (Kejari) Aceh Utara memusnahkan barang bukti 77 perkara tindak pidana umum…
LHOKSUKON- Dinas Sosial Kabupaten Aceh Utara, Provinsi Aceh mengungkapkan temuan yang memicu penyebab status desil…
This website uses cookies.