ACEH UTARA – Salah seorang murid sekolah sadar Andika (12) dilaporkan tewas terseret banjir di Desa Meuria, Kecamatan Matangkuli, Kabupaten Aceh Utara, Minggu (2/1/2021).
Kapolsek Matangkuli, Aceh Utara, Asriadi pada wartawan Senin (3/1/2021) menyebutkan, korban jatuh ke lokasi banjir dan terseret arus. Awalnya, korban bersama temannya bermain di saluran irigasi sambil melihat air banjir. Belakangan korban terjatuh dan diduga tak bisa berenang.
“Arus di aliran irigasi sangat deras, jadi korban terperosok ke dalam sungai dan tenggelam,” jelasnya.
Belakangan, polisi dan masyarakat melakukan pencarian. Korban ditemukan meninggal dunia dan diserahkan ke keluarga untuk pemakaman.
“Saya imbau agar jangan main air banjir. Bisa berbahaya,” kata Kapolsek.
Sementara itu, hari ini, banjir merendam jalan lintas nasional Kota Lhoksukon, Aceh Utara. Data dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Aceh Utara, banjir merendam Kecamatan Dewantara, Sawang, Banda Baro, Cot Girek, Matangkuli, Pirak Timu, Lhoksukon, Langkahan, Samudera, Nisam Antara, Kecamatan Tanah Luas.
“Hari ini lintas nasional lumpuh. Kita terus koordinasi dengan pihak Pemerintah Provinsi Aceh menangani banjir ini,” pungkasnya.
Sebelumnya diberitakan, dua hari terakhir banjir merendam Kabupaten Aceh Utara. Ratusan rumah dan ribuan pengungsi. Dinas Sosial Aceh Utara menyalurkan bantuan masa panik.
KOMPAS
IDI RAYEUK- Sebanyak 24.500 Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di Kabupaten Aceh Timur, Provinsi Aceh…
KUALA SIMPANG - Ribuan pelajar Kabupaten Aceh Tamiang, Provinsi Aceh, belum memiliki seragam sekolah dan…
Aceh Timur — Bupati Aceh Timur, Iskandar Usman Al-Farlaky, meminta seluruh camat agar memerintahkan para…
Takengon — Kebangkitan sektor pariwisata di Aceh Tengah pasca bencana longsor dan banjir bandang hingga…
LHOKSUKON - Sebanyak dua jembatan yang amblas karena banjir November 2025 lalu hingga hari ini,…
IDI RAYEUK – Pemerintah Kabupaten Aceh Timur, Provinsi Aceh, resmi memberlakukan Work From Home (WFH)…
This website uses cookies.