Categories: Polhukam

Anak Punk Diantar ke Luar Aceh Utara, Ini Sebabnya

ACEH UTARA – Tim Sabhara Polres Aceh Utara mengantarkan tujuh anak punk hingga ke perbatasan Aceh Utara dengan Kabupaten Aceh Timur. Mereka awalnya menginap di Sentral Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Desa Rantau, Kecamatan Lhoksukon, Kabupaten Aceh Utara. Lalu, masyarakat melaporkan mereka ke polisi karena dinilai berisik dan menganggu kenyamanan.

Kepala Satuan Sabhara, Polres Aceh Utara, Iptu Sudirman, dalam keterangan tertulisnya, Minggu (10/10/2021) menyebutkan, ketujuh anak punk itu mengaku berasal dari sejumlah daerah di Pulau Jawa.

Mereka baru pulang dari Kota Banda Aceh dan seterusnya beristirahat di SPBU tersebut untuk beberapa hari. Menggunakan sepeda motor yang telah dimodifikasi mirip becak.

“Sungguh sangat kita sayangkan. Kita nasehati baik-baik mereka. Agar kembalilah ke rumah masing-masing. Usia masih muda, masih waktunya belajar lebih banyak baik itu di sekolah formal maupun non formal,” kata Iptu Sudirman.

Dia menyebutkan, beragam alasan disampaikan oleh anak punk itu. Umumnya mereka memilih bebas dan meninggalkan orang tua. Sehingga, sambung Iptu Sudirman, mereka memilih hidup di jalanan dan berkeliling ke seluruh pelosok Indonesia.

“Setelah kita bicara baik-baik. Kita kawal mereka meninggalkan Aceh Utara. Kita antar sepanjang 40 menit perjalanan hingga perbatasan dengan Kabupaten Aceh Timur. Mereka berjanji akan segera pulang ke rumah masing-masing di Pulau Jawa,” terang Iptu Sudirman.

Dia mengimbau, bagi seluruh anak punk yang kerap melintas di lintas nasional Medan-Banda Aceh untuk kembali ke rumah orang tua masing-masing. Belajar ilmu agama dan ilmu pengetahuan umum. “Sehingga mereka memiliki pengetahuan yang cukup di era persaingan digital ini. Mereka juga menerima dengan baik saat kita sarankan pulang ke rumah masing-masing,” pungkasnya.

|KCM

Bagikan Postingan
Redaksi

Dapatkan berita terbaru dari Bakata.id dengan berlangganan notifikasi portal berita ini.

Recent Posts

Tak Mau Main-Main, Bupati Al-Farlaky Kembali Pantau Kinerja RSUD dr. Zubir Mahmud

Tekankan Disiplin ASN dan Kebersihan Rumah Sakit ACEH TIMUR – Setelah melakukan Monitoring dan Evaluasi…

19 minutes ago

Ultimatum 2×24 Jam! Wabup Aceh Timur Ancam Tempuh Jalur Hukum Jika Dun Belanda Bungkam

ACEH TIMUR – Wakil Bupati Aceh Timur, T. Zainal Abidin, memberikan ultimatum kepada M. Yunus…

26 minutes ago

Bupati Al-Farlaky Buka Pintu Maaf untuk Dun Belanda

Aceh Timur – Bupati Aceh Timur Iskandar Usman Al-Farlaky, S.H.I., M.Si. menyatakan membuka pintu maaf…

38 minutes ago

Akhirnya, Polisi Tetapkan 3 Tersangka Kasus Gadis Injak-injak Wajah Pelajar di Aceh Timur

IDI – Penyidik Polres Aceh Timur, Provinsi Aceh menetapkan tiga pelaku yang menginjak-injak pelajar berinisial…

2 days ago

365 Sekolah Rusak Karena Banjir Mulai Diperbaiki di Aceh Utara, Proses Belajar Direlokasi Sementara

LHOKSUKON – SEBANYAK 365 sekolah jenjang Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) kini…

2 days ago

Fairuz Hotel by Calandra Takengon Hadirkan Promo Spesial “AFTER SCHOOL Holiday”, Diskon 20 Persen hingga 30 Agustus 2026

TAKENGON – Fairuz Hotel by Calandra Takengon menghadirkan promo spesial bertajuk AFTER SCHOOL Holiday sebagai…

3 days ago

This website uses cookies.