LHOKSEUMAWE – Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun I Sultan Iskandar Muda, merilis laporan, ada 14 titik panas yang terpantau di wilayah Provinsi Aceh.
Kepala Seksi Data dan Informasi (BMKG) Stasiun I Sultan Iskandar Muda, Zakaria mengatakan, banyaknya titik panas tersebut, disebabkan karena faktor suhu udara yang mengalami peningkatan.
“Saat ini suhu udara telah mencapai 34 derajat celsius dan berdasarkan hasil pemantauan, pada bulan Juni mendatang diperkirakan bisa mencapai 35 derajat celsius, sehingga bisa menimbulkan adanya titik panas,” ujar Zakaria , Minggu (21/2/2021).
Zakaria menambahkan, masing-masin titik panas itu terdapat di Kabupaten Aceh Barat 1 titik panas, Kabupaten Aceh Selatan terdapat 8 titik panas, Kabupaten Aceh Tenggah terdapat 2 titik panas, Kabupaten Naganraya terdapat 2 titik panas dan Kota Subulussalam terdapat 1 titik panas.
Dirinya mengimbau masyarakat agar tidak membuka lahan dengan metode membakar, karena selama suhu udara meningkat, lahan-lahan gambut menjadi kering dan sangat mudah terjadinya kebakaran hutan dan lahan.
“Kalau memang ingin membuka lahan, maka carilah metode lain dan jangan lakukan dengan cara membakar, karena bisa menyebabkan terjadinya kebakaran hutan dan lahan, apalagi lahan gambut menjadi kering akibat cuaca yang panas,” tutur Zakaria.
|RI
Pemadaman listrik yang masih kerap terjadi di berbagai wilayah Aceh merupakan persoalan serius yang tidak…
Turnamen Terheboh Sepanjang Pergelaran Event Aceh Timur – SMA Negeri 1 Idi Rayeuk akhirnya keluar…
ACEH TIMUR – Pemerintah Kabupaten Aceh Timur terus mempercepat penyaluran dana stimulan bagi masyarakat yang…
Pagi masih muda ketika Asnah mengayuh sepeda tuanya menyusuri jalan dari Desa Dama Pulo menuju…
Pontianak - Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan melalui program "Rembuk Tani" di Pontianak, Jumat…
JAKARTA | Pupuk Kujang, anak usaha Pupuk Indonesia (Persero) berkomitmen untuk terus berperan dalam pengentasan…
This website uses cookies.