WisataCobalah Sensasi Arung Jeram Rute Keluarga di Lukup Badak

Cobalah Sensasi Arung Jeram Rute Keluarga di Lukup Badak

HUJAN rintik membasahi kawasan Arung Jeram, Lukup Badak, Kecamatan Pegasing, Kabupaten Aceh Tengah, Rabu (7/1/2021). Jam baru menunjukan pukul 11.00 WIB. Sejumlah wisatawan dari berbagai daerah nusantara mulai meriung di pondok tepat di pinggir anak sungai Peusangan itu.

Di samping pondok perlengkapan arung jeram terlihat jelas, mulai topi, dayung, hingga jaket.

Lokasi ini dikelola oleh Koperasi Wisata Alam Gayo. Koperasi yang didirikan oleh pengurus dan atlet arung jeram dataran tinggi itu. Khalisuddin, menjadi ketua koperasi itu.

Lokasi ini pula papan secretariat federasi arung jeram terlihat jelas. Sebelum ikut arung jeram, silakan mendatangi loket pemesanan. Di sana, Waddah, seorang pengelola melayani wisatawan. Masing-masing wisatawan dikenakan biaya Rp 70 ribu.

“Itu mau anak-anak, mau dewasan, harganya tetap sama,” kata Waddah.

Dua tahun terakhir, lokasi ini makin ramai dikunjungi wisatawan. Sebagian mereka khusus datang dari Jakarta untuk menjajal rute arung jeram. Tersedia tiga rute, mulai rute keluarga, semi ekstrem hingga ekstrem.

Untuk anak, dibatasi berusia dua tahun ke atas. “Dibawah dua tahun kami larang ikut arung jeram,” kata Waddah.

Masing-masing rute panjangnya 3,5 hingga 4 kilometer.

Rute keluarga atau disebut dengan rute family langsung start di lokasi itu. Rute ini agak tenang. Hanya tiga titik yang terbilang bergelombang dan harus berpegangan. Setiap rute dipandu oleh satu atlet arung jeram.

Jika wisatawan memiliki kemampuan arung jeram atau bahkan atlet, maka dibenarkan tak didampingi pemandu. Tenaga medis siaga di sudut lokasi.

Sepanjang rute keluarga terlihat kebun kopi dan kebun durian. Kopi arabika dan robusta gayo terlihat sepanjang mata. Gunung menjulang tinggi menjadi pemandangan sungguh indah.

Sesekali terlihat biawak berada di pinggir sungai atau bahkan di atas bebatuan sungai itu.

Salah seorang pemandu, Buge menyebutkan, dalam sehari mereka bisa membawa 70 perahu karet dalam 70 kelompok arung jeram. “Itu sudah berbagai rute,” katanya.

Sepanjang perjalanan Buge menjelaskan sisi kiri-kanan yang dilintasi wisatawan. Termasuk memberi aba-aba dimana wisatawan harus mengangkat kayuhan dan menunduk.

Rute keluarga ini sangat aman dan nyaman. Mengajak anak uji nyali patut dicoba. Agar mereka semakin mencintai keindahan alam nusantara. Selamat mencoba.

|KCM

Bagikan Postingan

Postingan Terpopuler

Pilihan Untukmu

Mantan Kapolri Diduga Sadap Presiden Prabowo, Kini Dipenjara

JAKARTA – Institusi Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) diguncang...

Pemkab Atim Bakal Terapkan Manajemen Talenta ASN, Bupati Al-Farlaky Paparkan Kesiapan di BKN

#Aceh Timur Instansi Pertama di Provinsi Aceh yang Memperoleh...

Pertamina Patra Niaga Regional SumbagutJaga Kelestarian Alam dan Penghijauan di Sekitar Danau Toba

Samosir– Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Utara (Sumbagut)...

Perkuat Konsolidasi Organisasi, PCNU Kota Lhokseumawe Gelar Rapat Kerja

LHOKSEUMAWE – Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kota Lhokseumawe...