Categories: Polhukam

Nah Lo, Jaksa Sebut Kepala Desa Ini Gunakan Seratusan Juta Buat Keperluan Pribadi

Lhoksukon- Kejaksaan Negeri (Kejari) Aceh Utara menetapkan Sulaiman (38) Keuchik Alue Buket, Kecamatan Lhoksukon, Aceh Utara, Rabu (6/1/2020) tersangka terkait dugaan penyelewengan dana desa tahun 2017.

Kini tersangka sudah ditahan di Lembaga Permasyarakatan (Lapas) Kelas II B Lhoksukon. Atas perbuatannya negara mengalami kerugian mencapai ratusan juta.

Kajari Aceh Utara, Pipuk Firman Priyadi mengatakan tersangka diduga menyalahgunakan Dana Desa yang diperuntukan untuk Badan Usaha Milik Gampong (BUMG) dan juga kegiatan lainnya. Namun, dana tersebut digunakan untuk kepetingan pribadi tersangka.

“Kasus ini sudah berlarut kurang lebih lima tahun lalu, namun tidak ada itikat baik dari tersangka. Meskpiun ada niat baik untuk mengembalikan. Tapi proses hukum tetap berjalan untuk menebus kesalahan dilakukannya,” kata Pipuk.

Pipuk menyebutkan awal tahun 2020, Sulaiman diperikasa sebagai saksi untuk dimintai keterangan Kemudian penyidik menggelar perkara dengan hasil menetapkan Sulaiman sebagai tersangka dengan alat bukti yang cukup.

“Hasil pemeriksaan, tersangka meminjam uang itu dari Bendahara untuk kepentingan pribadi secara bertahap. Seharusnya, uang tesebut diperuntukan untuk mendirikan Badan Usaha Milik Gampong (BUMG). Namun tak kunjung didirikan karena uang tersebut sudah dipakai tersangka,” katanya.

Dalam kasus ini, Kajari menunjuk dua Jaksa Penuntut Umum yaitu Wahyudi Kuoso dan Juliadi Lingga. Sedangkan pemeriksaan lanjutan akan kita lakukan setelah dia menunjuk penasihat hukumnya.

Kepada tersangka penyidik menyangkakan Pasal 2 ayat (1) jo Pasal 3 jo Pasal 18 ayat (1) huruf b, ayat (2) dan ayat (3) Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dan ditambah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Tindak Pidana Korupsi.

|RI|AT

Bagikan Postingan
Redaksi

Dapatkan berita terbaru dari Bakata.id dengan berlangganan notifikasi portal berita ini.

Recent Posts

500 Huntap Sedang Dibangun untuk Penyintas Banjir Aceh Utara, Rampung Agustus

LHOKSUKON – Pemerintah Kabupaten Aceh Utara, Provinsi Aceh telah memulai pembangunan 500 unit hunian tetap…

4 hours ago

Hore, BPOM RI Segera Dirikan Unit di Aceh Timur

IDI RAYEUK- Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) RI segera mendirikan Unit Pelaksana Teknis (UPT)…

5 hours ago

Ada Apa Rombongan PNL ke Malaysia?

Malaysia - Politeknik Negeri Lhokseumawe (PNL) kembali menegaskan kiprahnya di panggung internasional melalui penandatanganan Letter…

5 hours ago

Pimpin Rapat Realisasi Anggaran Bupati Al- Farlaky, Dorong OPD Percepat Serapan dan Genjot PAD

ACEH TIMUR — Bupati Aceh Timur, Iskandar Usman Al-Farlaky, S.H.I, M.Si memimpin rapat evaluasi realisasi…

1 day ago

Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut Hadirkan Nuansa Hari Kartini di SPBU, Apresiasi Peran Perempuan dalam Pelayanan Energi

Medan — Dalam rangka memperingati Hari Kartini, Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Utara (Sumbagut)…

1 day ago

Rekam Jejak Proses Entri Data Penyintas Bencana di Pendopo Aceh Utara…

LHOKSUKON – Sejumlah pegawai negeri sipil (PNS) duduk di depan laptop di hall utama Pendopo…

1 day ago

This website uses cookies.