Categories: News

Walau Era Digital, Pemasaran Ikan di Lhokseumawe Masih Manual

LHOKSEUMAWE – Pemasaran dan ekspor ikan dari Lhokseumawe, Aceh ke sejumlah negara dan daerah di tanah air masih manual. Belum ada aplikasi digital untuk memudahkan nelayan menjual hasil tangkapan.

Kepala Dinas Perikanan, Pertanian dan Peternakan, Lhokseumawe, Rizal, dihubungi per telepon, Sabtu (28/11/2020), menyebutkan sejauh ini belum ada aplikasi digital untuk membantu pemasaran hasil perikanan dari nelayan Lhokseumawe.

“Penjualan masih antar nelayan kecil ke toke besar atau pedagang yang besar. Sebagian pedagang besar ini sudah memberikan uang dimuka pada nelayan kecil, begitu hasil tangkapan mendarat langsung sudah ada pembelinya,” kata Rizal.

Dia mengaku, ke depan akan menyusun program digitalisasi pemasaran hasil laut di kota tersebut.

“Ke depan bukan tidak mungkin kita buat aplikasi buat membantu nelayan mendapatkan harga lebih baik,” katanya.

Sementara itu, peneliti komunikasi pemasaran dari Universitas Malikussaleh (Unimal), Aceh Utara, Kamaruddin Hasan, menyebutkan harus ada upaya pemerintah menghubungkan nelayan dengan pembeli secara mudah lewat aplikasi digital. “Harus ada upaya digitalisasi pemasaran. Agar nelayan bisa terhubung dengan mudah ke pembeli. Harga tentu lebih baik,” katanya.

Dia mengaku, tahun ini sedang meneliti pemasaran digital sektor perikanan di Lhokseumawe. Hasil akhir penelitian itu diharapkan bisa digunakan pemerintah dan nelayan untuk meningkatkan pemasaran ikan di Lhokseumawe.

Aplikasi digital sambung Kamaruddin menjadi kebutuhan terpenting untuk meningkatkan kesejahteraan nelayan. “Sudah waktunya pemerintah membangun jaring pemasaran ikan lebih modern. Tujuan akhir, harga bagus dan nelayan sejahtera,” pungkasnya.

|KCM

Bagikan Postingan
Redaksi

Dapatkan berita terbaru dari Bakata.id dengan berlangganan notifikasi portal berita ini.

Recent Posts

Nikmati Tari dan Kulineran di Festival Lhok Buloh Aceh Utara

LHOKSUKON- Sebanyak 31 kelompok tari jenjang sekolah dasar dari Kecamatan Kuta Makmur dan Kecamatan Simpang…

4 hours ago

Rembuk Tani Pupuk Indonesia, Menko Zulhas: Petani Senang karena Pupuk Lancar

Aceh Besar – Penyaluran pupuk bersubsidi di Provinsi Aceh berjalan lancar dan memberikan dampak positif…

4 hours ago

Pengamat Unimal Minta Presiden Perkuat Kontrol Digital Program MBG

LHOKSEUMAWE -Pengamat Komunikasi Politik Universitas Malikussaleh, Masriadi Sambo, menilai persoalan terhambatnya operasional Program Makan Bergizi…

13 hours ago

Bupati Boleh Berganti, BUMD Tetap Merugi

Setiap kali Aceh Utara memasuki babak baru kepemimpinan, harapan masyarakat selalu sama: ekonomi daerah tumbuh,…

13 hours ago

Aspikom Aceh Desak Percepat Peralihan Dosen PPPK jadi PNS

LHOKSEUMAWE — Dukungan Komisi X DPR RI terhadap pengalihan status dosen Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian…

1 day ago

Cairkan Dana, 30 SPPG Aceh Utara Beroperasi Kembali

LHOKSUKON - Sebanyak 30 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kabupaten Aceh Utara dipastikan kembali…

2 days ago

This website uses cookies.