ACEH UTARA | Sebanyak empat tenaga medis yang bekerja pada ruangan hemodialisa (terapi cuci darah) Rumah Sakit Umum Cut Meutia (RSUCM) Aceh Utara, Aceh, dilaporkan positif terpapar virus corona atau Covid-19. Dampaknya, ruangan itu terpaksa disterilkan dengan cara menyemprot cairan disinfektan.
Kepala Bagian Tata Usaha dan Hubungan Masyarakat, RSUCM Aceh Utara, Jalaluddin, dihubungi per telepon, Sabtu (18/10/2020) menyebutkan, keempatnya tidak memiliki gelaja apa pun. Namun hasil swab menyatakan kondisi mereka positif terpapar virus asal Wuhan, China itu.
Dia menyebutkan tidak mengetahui persis dari mana tenaga medis itu terpapar. Namun, diduga berasal dari pasien yang melakukan terapi cuci darah di rumah sakit plat merah itu.
Keempatnya diminta menjalani isolasi mandiri selama 14 hari. Mereka, sambung pria akrab disapa Jala ini tidak sekaligus terpapar virus corona. “Awalnya dua dulu, lalu ditraking lagi baru kena dua lagi positif. Kita secara rutin melakukan uji swab untuk tenaga medis. Ini upaya pencegahan,” katanya.
Selain itu, Jala mengimbau agar masyarakat patuh pada protokol kesehatan, seperti mencuci tangan, menjaga jarak, mengenakan masker saat di luar rumah. Sehingga penyebaran virus bisa dikendalikan.
“Kita selalu imbau agar masyarakat patuh pada protokol kesehatan yang telah ditetapkan oleh pemerintah,” pungkasnya.

Subscribe to my channel

