LHOKSEUMAWE – Seorang dosen Politeknik Negeri Lhokseumawe, berinisial RJ, dilaporkan meninggal dunia karena terpapar virus corona atau Covid-19, Jumat (2/9/2020). Almarhum dilaporkan sempat menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Umum Cut Meutia (RSUCM) Aceh Utara.
Direktur Politeknik Negeri Lhokseumawe, Rizal Syahyadi, dihubungi per telepon, menyebutkan, hasil penelusuran tim gugus tugas Covid-19 Politeknik Negeri Lhokseumawe, dosen tersebut sempat ke Medan, Sumatera Utara bersama keluarga pada 11 September 2020 dan kembali ke Lhokseumawe, Aceh pada 23 September 2020.
“Setiba di Lhokseumawe kondisi kesehatannya menurun. Saat itu juga dibawa ke salah satu rumah sakit swasta, seterusnya dibawa ke RSUCM Aceh Utara sebagai rumah sakit rujukan,” kata Rizal.
Setelah menjalani perawatan sepekan di rumah sakit plat merah itu, RJ dilaporkan meninggal dunia. “Kami tentu sangat merasa kehilangan. Selain itu, langkah-langkah pencegahan penyebaran virus sudah dilakukan. Saya sudah intruksikan seluruh pegawai, staf dan mahasiswa yang telah kontak langsung harus isolasi mandiri di rumah masing-masing sampai 7 Oktober 2020,” sebut Rizal.
Lalu, jika ada gejala seperti kurang enak badan, sesak nafas dan lain sebagainya, segera menghubungi tim gugus tugas Covid-19 Politeknik Negeri Lhokseumawe untuk ditangani secara medis.
“Seluruh staf dan keluarga, jika tidak mendesak, maka dilarang ke luar daerah. Keluar daerah harus izin tertulis dari pimpinan. Kampus kita tutup sementara waktu hingga 11 Oktober 2020,” terangnya.
Dia mengimbau seluruh masyarakat menerapkan protokol kesehatan seperti memakai masker standar kesehatan, mencuci tangan dengan sabun, menjaga jarak dan menghindari keramaian.
|KCM

Subscribe to my channel

