BANDA ACEH | SMA Sukma Bangsa Lhokseumawe berhasil memperoleh 3 gelar juara pada ajang sayembara belajar sejarah dari rumah yang dilaksanakan oleh Balai Pelestarian Nilai Budaya (BPNB) Aceh pada tanggal 20 April sampai 13 Mei 2020. Pengumuman Pemenang dilakukan pada 29 Mei 2020.
Ajang lomba ini diperuntukkan kepada siswa sekolah menengah atas/sederajat yang berada di dalam wilayah provinsi Aceh dan Sumatera Utara.
Terdapat 7 cabang kegiatan yang dilombakan yaitu: Cospaly Pahlawan, Desain Poster Sejarah, Baca Puisi Sejarah, Foto Sejarah, Menulis Esay Sejarah, Video Vlog Sejarah, dan Video Lagu Daerah.
Proses perlombaan dilaksanakan secara online dengan berkarya dari rumah masing-masing. Para siswa dan siswi diminta untuk menunjukkan bakat terbaiknya dalam mempresentasikan dan mengekpresikan nilai dan pesan sejarah yang mereka pahami melalui 7 katagori lomba yang diminati.
Guru Sejarah SMA Sukma Bangsa Lhokseumawe, Willy Surya Prayoga, S.Sn, dalam rilisnya menyebukan bahwa 3 gelar juara yang diperoleh siswa dan siswi di sekolahnya tersebut adalah:
1. Juara 1 Lomba Video Vlog Sejarah, atas nama Siti Kanesyah Sofya siswi kelas XI IPA dengan judul vlog “Cut Meutia-Srikandi Pahlawan Bangsa”.
2. Juara 1 Lomba Desain Poster Sejarah, atas nama Muhammad Qusay Assyarief siswa kelas XI IPA dengan judul poster “Bireuen Ibu Kota RI ke-3”.
3. Juara 2 Lomba Desain Poster Sejarah, atas nama Qurratu Aini siswi kelas XI IPA dengan judul poster “ Dari Aceh Untuk Indonesia”.
“Alhamdulillah anak-anak mendapatkan hasil terbaik. Ini merupakan hasil kerja keras dan kerja ikhlas mereka semuanya. Sekalipun target utama adalah proses, pengalaman, yang akan menjadikan mereka memiliki daya saing” ucap Willy, sore tadi pada Bakata.net.
Berdasarkan informasi dari akun instagram BPNB Aceh, sayembara ini merupakan kegiatan pengganti dari ajang Lawatan Sejarah Daerah (Laseda). Suatu kegiatan penanaman nilai-nilai sejarah lokal di provinsi Aceh dan Sumatera Utara yang dilaksanakan setiap tahunnya oleh BPNB Aceh.
Kepala SMAS Sukma Bangsa Lhokseumawe, Zubir, mengapresiasi atas capaian anak didiknya. “Ini adalah hasil dari sebuah proses yang panjang. Kreativitas anak-anak tidak menurun sekalipun sedang StayAtHome. Tentu saya sangat bersyukur dan bangga atas persembahan ini” ujar Kepala SMA yang juga baru saja menerbitkan buku Rawi.
|RI
ACEH TIMUR - Ketua Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (APDESI) Aceh Timur, Rizalihadi mengatakan dalam…
LHOKSUKON- Ratusan warga Kabupaten Aceh Utara, Provinsi Aceh, merubah status pekerjaan untuk merubah data dsil…
Lhokseumawe — Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) melalui Integrated Terminal (IT) Lhokseumawe…
ACEH TIMUR | Pemulihan bencana di Aceh dibayangi manuver politik. Di tengah logistik pengungsi yang…
LHOKSUKON- Sekitar 90 hektare area sawah di Kecamatan Meurah Mulia, Kabupaten Aceh Utara, Provinsi Aceh…
LHOKSEUMAWE - Puluhan calon jemaah haji (CJH) di Lhokseumawe, Provinsi Aceh, mendatangi Kantor Kementerian Haji…
This website uses cookies.