EdukasiLantik 5 Pejabat Baru, Ini Pesan Rektor Unimal Herman Fithra

Lantik 5 Pejabat Baru, Ini Pesan Rektor Unimal Herman Fithra

Lhokseumawe – Rektor Universitas Malikussaleh Dr Herman Fithra, mengingatkan lima hal penting ketika melantik lima pejabat baru di jajaran kampus, Rabu (29/4/2020).

Lima pejabat yang dilantik adalah Dr Nirzalin menjadi Pembantu Dekan Bidang Akademik di Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Poltik (FISIP). Nirzalin yang sebelumnya menjabat Ketua Program Magister Sosiologi, menggantikan Teuku Alfiady MSP.  Ketua Program Magister Sosiologi kini diisi Dr Suadi.

Pembantu Dekan Bidang Administrasi Umum dan Keuangan FISIP diisi oleh Anismar MSi yang menggatikan penjabat sebelumnya Muhammad Fazil MSoc SC. Sedangkan untuk Pembantu Dekan Bidang Kemahasiswaan FISIP kembali dijabat oleh Subhani MSi. Terakhir, pejabat yang dilantik adalah Zulkifli MH yang menjabat sebagai Kepala Pusat Studi Pengabdian Kepada Masyarakat di LPPM Uniml, menggantikan posisi Anismar MSi.

 

Kelima pesan rektor itu berkaitan dengan berbagai hal yang melibatkan segenap civitas academica untuk mewujudkan visi dan misi rektor.

 

Pertama, Rektor mengingatkan setiap pejabat dengan tugas dan tanggung jawab berbeda, harus mendukung visi dan misi Rektor. “Hanya ada visi dan misi Rektor yang perlu didukung semua pejabat di lingkungan Unimal,” ungkap Herman di hadapan sejumlah pejabat Unimal yang hadir.

Kemudian Rektor juga mengatakan banyak sumber daya manusia yang potensial di Unimal. Tetapi tidak banyak jabatan yang tersedia sehingga dia harus berhati-hati dalam menempatkan pejabat dengan menggunakan parameter yang bisa dipertanggungjawabkan. Herman berharap para pejabat yang sudah mengisi posisi tersebut, bisa melaksanakan tugas dengan termasuk, termasuk dalam menangani berbagai masalah di bidangnya masing-masing.

Ketiga, mengenai kritik hendaknya disampaikan melalui cara-cara santun dan tidak sampai mengangggu sistem yang sudah berjalan baik. Menurutnya, perguruan tinggi adalah lembaga untuk mendidik dan membangun peradaban sehingga bahasa-bahasa kasar harus dihindari, apalagi sampai menyebar fitnah. “Jangan sampai menyampaikan kritik dengan bahasa yang tidak mendidik. Saya sendiri terbuka untuk kritik, boleh sampaikan langsung kepada saya,” tutur Herman.

Keempat, secara khusus Rektor menekankan tentang sumbatan informasi kepada mahasiswa. Ia memerintahkan setiap pertanyaan dari mahasiswa harus direspon dengan segera, sesuai fungsi dan tugas masing-masing. “Jangan sampai diabaikan berhari-hari. Periksa email, periksa semua saluran komunikasi dengan mahasiswa,” tegas Rektor.

Ia mengakui sering mendapatkan pertanyaan langsung dari mahasiswa terhadap berbagai persoalan. Menurutnya, kasus ini terjadi karena masalah tidak selesai di tingkat bawah. “Memang selama Covid-19 ada perubahan dalam mekanisme kerja, tetapi jangan sampai pelayanan terganggu.”

Terakhir, Rektor mengingatkan kembali slogan “Unimal Hebat” yang digelorakan sejak Agustus 2019 lalu bukanlah slogan kosong tanpa makna. Ia mengharapkan seluruh civitas academica bersinergi untuk mewujudkan mimpi tersebut sesuai dengan indikator-indikator yang sudah ditentukan. “Insya Allah, kita wujudkan mimpi Unimal Hebat tahun 2024 mendatang,” tandas Herman.

|RIL

Bagikan Postingan

Postingan Terpopuler

Pilihan Untukmu

Saat Mahasiswa Unimal Selesai Ikuti Internasional Summer School di Kazakhstan

Sebanyak 19 mahasiswa Universitas Malikussaleh (Unimal) telah selesai mengikuti...

350 Petani Sawit Aceh Timur Dapat Bantuan Rehabilitasi Pascabanjir, 411 Hektare Kebun Dipulihkan

IDI– Sebanyak 350 petani sawit swadaya di Kabupaten Aceh...

Bupati Al-Farlaky Kumpulkan Pimpinan PKS, Bahas Harga TBS, CSR hingga Investasi di Aceh Timur

ACEH TIMUR – Bupati Aceh Timur, Iskandar Usman Al-Farlaky,...

Polisi Musnahkan 3.000 Pohon Ganja di Aceh Utara, Dua Pemilik Kebun Ditangkap

ACEH UTARA – Personel Polres Lhokseumawe memusnahkan sekitar 3.000...

Temuan BPK: Biaya Operasional-Insentif Bebani Dana Zakat Rp559 Juta di Baitul Mal Lhokseumawe

LHOKSEUMAWE - Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Aceh menemukan...