Categories: News

Virus Corona, Ini Mekanisme Penundaan Kredit LKMS Mahirah Muamalah Banda Aceh

Banda Aceh – Menyahuti Instruksi Presiden Joko Widodo dalam keterangan pers di Istana Merdeka pada Selasa, 24 Maret 2020, di salah-satu dari sembilan poin, bahwa OJK memberikan relaksasi kredit usaha mikro dari usaha kecil, kredit dibawah Rp 10 milyar diberikan penangguhan pembayaran angsuran selama satu tahun.

Otoritas jasa keuangan (OJK) Aceh telah mengeluarkan POJK No.11/POJK.03/2020 tentang stimulus perekonomian nasional sebagai kebijakan countercyclical atau restrukturisasi kepada debitur yang berdampak Covid-19 baik secara langsung/tidak langsung sejalan dengan arahan bapak Presiden Joko Widodo.

Menaggapi hal tersebut, LKMS Mahirah Muamalah Syariah (MMS) akan mengikuti arahan dan ketentuan yang dikeluarkan oleh OJK yang berlaku dan sesuai arahan Wali Kota Banda Aceh, untuk segera ditindak lanjuti usaha UMKM yang berdampak dari penyebaran wabah corona di Banda Aceh.

“Karena LKMS adalah lembaga keuangan non-bank dan LKMS Mahirah Muamalah satu-satunya di Indonesia LKM syariah milik Pemerintah Kota Banda Aceh dibawah pengawasan OJK Aceh,” jelas Mufied Alkamal selaku Direktur operasional, Minggu 29 Maret 2020, dalam video conference kepada media.

Direktur Utama LKMS Mahirah Muamalah, T Hanansyah yang saat itu sedang bersama Mufied mengatakan, pihaknya berharap baik kepada masyarakat dan debitur LKMS dengan adanya instruksi Presiden ini jangan menganggap kredit atau pembiayaan tidak perlu dibayar selama setahun dalam memaknainya.

“Semua debitur akan kami cek atau lihat yang mampu bayar dan tidak mampu bayar diakibatkan menurunnya kemampuan bayar pada saat-saat kondisi terjangkitnya wabah covid-19 ini di Aceh yang dimulai bulan Maret 2020,” kata Hanan.

Ia menilai, OJK perlu mewanti-wanti dan mewaspadai perusahaan atau tempat usaha yang menjadikan kesempatan ini sebagai ‘aji mumpung’.

“Dan kami akan memantau secara ketat untuk debitur yang sebelumnya lancar namun kemudian setelah dicek menurun kinerja usahanya, ini yang diprioritaskan sesuai aturan restrukturisasi,” lanjut Hanan.

Adapun stimulus ini akan di berlakukan hingga satu tahun ke depan atau tepatnya 31 maret 2021.

LKMS menawarkan kepada seluruh debitur yang terkena dampak Covid-19 ini untuk dapat memilih skema restrukturisasi yang tepat, baik dari sisi jangka waktu, besaran cicilan atau relaksasi margin keuntungan secara proaktif.

“Sebagai bentuk moral hazard dan pemberian restrukturisasi yang tidak bertanggung jawab, antara lain adalah kebijakan restrukturisasi diberikan kepada nasabah yang sebelumnya merebak wabah Covid-19 sudah bermasalah, namun memanfaatkan stimulus ini dengan memberikan restrukturisasi agar status debitur lancar kembali. Ini yang tidak di bolehkan,” tutup Hanan.

|RI

Bagikan Postingan
Redaksi

Dapatkan berita terbaru dari Bakata.id dengan berlangganan notifikasi portal berita ini.

Recent Posts

Hampir Satu Dekade Mangkrak, Jembatan Gantung Bhoem–Blangsimpo Akhirnya Siap Dilanjutkan

ACEH TIMUR – Harapan masyarakat Desa Bhoem dan Desa Blangsimpo yang sempat nyaris padam kini…

11 hours ago

Bupati Al-Farlaky Beri Teladan, Antar Putra ke Sekolah pada Hari Pertama

Aceh Timur– Kesibukan sebagai kepala daerah tidak menghalangi Bupati Aceh Timur Iskandar Usman Al-Farlaky, S.H.I.,…

11 hours ago

Jangan Pulang dari Aceh Utara Tanpa Membawa Bolu Ikan

Dari Dapur Keude Geudong ke Pasar Digital, Manisnya Warisan Samudera Pasai yang Bertahan Melintasi Zaman…

12 hours ago

Hari Pertama Masuk Sekolah, Keseruan di SDN 2 Dewantara

ACEH UTARA – Hari pertama masuk sekolah di SD Negeri 2 Dewantara, Kabupaten Aceh Utara,…

15 hours ago

Polres Aceh Timur Selidiki Penemuan Jenazah Bayi di Simpang Ulim

ACEH TIMUR-Penemuan jenazah seorang bayi perempuan di aliran Sungai Arakundo, Kecamatan Simpang Ulim, Minggu (12/07/2026),…

1 day ago

Pupuk Indonesia Edukasi Pemupukan Berimbang Kepada Petani Wanita dan Petani Cilik di Muara Enim

Muara Enim – PT Pupuk Indonesia (Persero) terus memperkuat komitmennya dalam mendukung pertanian berkelanjutan melalui…

1 day ago

This website uses cookies.