Categories: News

Sekjen Integrity : Hai Jurnalis Aceh Perhatikan Trauma Pasien Corona

BANDA ACEH |Kelompok jurnalis di Aceh diminta memperhatikan trauma pasien yang terkena virus corona atau Covid-19. Dengan berbagai tingakatan baik itu Orang Dalam Pemantauan (ODP), Pasien Dalam Pengawasan (PDP) hingga pasien yang dinyatakan positif mengidap corona.

“Menyebutkan identitas bahkan tempat tinggal korban dapat menyebabkan kepanikan dan membuat keluarga pasien tidak aman. Perlakukan pasien dengan empati. Biarkan korban bercerita dan menentukan wawancara. Wawancara harus atas persetujuan pasien,” sebut Sekretaris Jenderal Lembaga Integrity, Masriadi Sambo, Kamis (19/3/2020).

Dosen Ilmu Komunikasi, Universitas Malikussaleh (Unimal) Aceh Utara itu mencontohkan, kasus 01 dan 02 pasien corona di Jakarta bisa dijadikan pelajaran. Saat itu sejumlah media menyebut lengkap alamat tempat tinggal pasien ditambah polisi memasang police line, sehingga keluarga pasien trauma. Ditambah lagi kepanikan masyarakat sekitar.

“Jurnalis Aceh diharapkan bisa meniadakan alamat pasien demi memenuhi prinsip kemanusiaan,” kata pria akrab disapa Dimas ini.

Disisi lain, dia menyoroti lemahnya transfaransi data dari pemerintah di kabupaten/kota di Aceh. Sehingga diminta bupati/walikota mensinergikan data final dan menunjuk jurubicara. Sehingga tidak ada perbedaan informasi antara dinas kesehatan dengan rumah sakit rujukan corona.

“Masing-masing kabupaten punya gugus tugas, nah disitu perlu ditempat jubir dengan data tunggal corona dari daerah itu. Jangan bingungkan masyarakat dengan ruwetnya koordinasi antara dinas kesehatan dengan rumah sakit yang berdampak perbedaan informasi, ” sebut pemerhati keterbukaan informasi publik ini.

Pemerintah sambung Masriadi tidak menyembunyikan segala informasi yang berhubungan dengan virus Corona. Pemerintah wajib memenuhi hak atas informasi publik seiring dengan penghormatan kebebasan pers. Pemerintah wajib memberikan informasi yang akurat, kredibel, dan transparan.

” Narasumber menyebarkan informasi dan data dengan mengurangi aktivitas kerumunan, misalnya konferensi pers. Penyebaran virus Corona rentan di tempat-tempat orang berkerumun. Narasumber bisa menggunakan sejumlah pilihan demi keselamatan jurnalis. Informasi bisa diupdate sehari tiga kali. Demi keterbukaan, ” sebutnya.

Narasumber sambingnya bisa menyampaikan informasi melalui siaran pers beserta foto dan video. Narasumber bisa melampirkan hak cipta foto maupun video. Segala informasi bisa disediakan melalui website resmi lembaga yang mengeluarkan informasi yang berhubungan dengan virus Corona.

“Untuk kabupaten/kota saya belum lihat adanya upaya serius penyebaran informasi dari pemerintah. Sekarang ini cenderung wartawan yang pro aktif mencari informasi untuk kebutuhan masyarakat. Padahal disaat genting begini, pemerintah lah harusnya kelompok paling sibuk mengupdate informasi terbaru untuk rakyat,” katanya.

Terakhir sebut Masriadi, jurnalis juga harus menghindari penyebaran kepanikan sembari terus memberikan liputan yang mendalam dan seimbang. Ini penting untuk pelaporan hasil liputan yang bertanggung jawab. Gunakan gambar dengan hati-hati untuk menghindari penyebaran pesan yang salah. Jelaskan tindakan-tindakan pencegahan dan temukan fakta-faktanya. Waspadai sumber-sumber politik partisan dan wawancarai para ahli medis.

“Kita apresiasi kerja keras seluruh jurnalis di Aceh untuk menyampaikan update soal corona. Tentu kota berharap semua jurnalis sehat dan dilindungi Allah dalam menjalankan tugasnya sebagai palang pintu utama informasi terbaik untuk masyarakat, ” pungkasnya.

|TI|MU

Bagikan Postingan
Redaksi

Dapatkan berita terbaru dari Bakata.id dengan berlangganan notifikasi portal berita ini.

Recent Posts

Listrik Padam Berulang di Aceh, Hak Masyarakat yang Terabaikan

Pemadaman listrik yang masih kerap terjadi di berbagai wilayah Aceh merupakan persoalan serius yang tidak…

2 hours ago

SMA N 1 Idi Rayeuk Juara Piala Bupati Al-Farlaky 2026

Turnamen Terheboh Sepanjang Pergelaran Event Aceh Timur – SMA Negeri 1 Idi Rayeuk akhirnya keluar…

3 hours ago

Pemkab Aceh Timur Salurkan Dana Stimulan Rumah Rusak Gempa, Total Anggaran Capai Rp118,9 Miliar

ACEH TIMUR – Pemerintah Kabupaten Aceh Timur terus mempercepat penyaluran dana stimulan bagi masyarakat yang…

10 hours ago

Perjuangan Asnah Mengayuh Mimpi Menyentuh Hati Bupati Aceh Timur

Pagi masih muda ketika Asnah mengayuh sepeda tuanya menyusuri jalan dari Desa Dama Pulo menuju…

13 hours ago

Menko Zulhas: Pupuk Subsidi Tiba Sebelum Waktu Tanam

Pontianak - Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan melalui program "Rembuk Tani" di Pontianak, Jumat…

13 hours ago

Konsisten Gelar Operasi Katarak Gratis, Pupuk Kujang Ingin Berkontribusi Menurunkan Angka Kebutaan Masyarakat

JAKARTA | Pupuk Kujang, anak usaha Pupuk Indonesia (Persero) berkomitmen untuk terus berperan dalam pengentasan…

1 day ago

This website uses cookies.