WisataKeindahan Celosia di Kaki Seulawah ….

Keindahan Celosia di Kaki Seulawah ….

SEJUMLAH  pengunjung memadati wisata Taman Bunga, Celosia, di Desa Sare, Kecamatan Lembah Selawah, Kabupaten Aceh Besar, Senin (9/3/2020) sore.

Destinasi wisata baru ini berada persisi di sisi lajur nasional Medan-Banda Aceh. Setiap pengendara yang melintas pasti melihat wisata bunga Celosia yang sedang tren di sejumlah daerah tanah air itu.

Karena psosisinya berada di pinggir jalan, tak jarang pengunjung singgah dari berbagai daerah. Mereka yang datang ke Banda Aceh atau ke arah Medan singgah di lokasi itu.

Apalagi, Sare, memang menjadi tempat persingahan angkutan umum. Sekadar melepas penat sembari menikmati penganan di kaki gunung Seulawah itu.

Untuk masuk ke kebun itu, dikenakan biaya tiket Rp 10.000 per orang. Destinasi ini dikembangkan Toto, warga Aceh Jaya, bersama teman-temannya. Memang, bunga ini lebih dikenal di Aceh Jaya. Di sanalah menyebar ke sejumlah daerah di Aceh.

“Awal Juli tahun lalu dikembangkan. Dibuka lahannya, ditanam. Sekitar dua hektare luasnya semua,” kata Toto.

Pertimbangan Toto letaknya di sisi jalan raya. Karena itu pula, dia mengajar bekerjasama dengan pemilik lahan.

Maka, akhir Oktober 2019 lalu, taman ini bisa dibuka untuk umum. Masyarakat datang untuk berswafoto bersama keluarga dan pasangan.

Di depan lahan itu juga banyak warung. Sehingga pengunjung bisa sambilan menikmati aneka makanan di sana. Tentu setelah sepuasnya berfoto di lokasi itu.

“Maka kami selalu menyiapkan bibit bunga. Jadi kalau satu bagian sudah mulai puncak mekar, bagian lain masih mulai bebunga. Selalu tersedia bunga segar,” kata Toto.

Salah seorang pengunjung Muhammad Nasrullah, dari Lhokseumawe, menyebutkan dia singgah bersama keluarganya di lokasi itu.

“Letaknya persis sisi jalan. Jadi ndak ribet harus jauh-jauh turun dari mobil,” kata Nasrullah.
Apalagi sekalian untuk istirahat setelah menempuh perjalanan jauh.

Kelebihan lainnya, latar belakang taman itu gugusan gunung Seulawah. Sehingga menjadi tempat yang cocok bagi mereka penyukai fotografi dan sangat instagramble.

“Semakin banyak lokasi persingahan jenis ini semakin bagus di Aceh. Jalan sepanjang Medan-Banda Aceh itu ditempuh dengan mobil butuh waktu enam jam. Makin banyak lokasi singah yang bagus, menjadi nilai tambah ekonomi juga untuk masyarakat daerah itu,” pungkas Nasrullah.

Nah, jika melintas ke Aceh silakan singgah. Sembari berfoto setelah itu nikmati aneka kuliner seperti mie Aceh daging rusa dan lain sebagainya di kaki Seulawah nan sejuk.

|KCM

Bagikan Postingan

Postingan Terpopuler

Pilihan Untukmu

Bupati Al-Farlaky Buka Pelatihan Petugas Sensus Ekonomi 2026 Aceh Timur

Aceh Timur– Bupati Aceh Timur Iskandar Usman Al-Farlaky, S.H.I.,...

9 SPPG Lhokseumawe Tutup Sementara, Sekda ; Kami Surati BGN

LHOKSEUMAWE- Pemerintah Kota Lhokseumawe, Provinsi Aceh, menyesalkan penutupan Satuan...

56 Huntara Rusak Karena Angin Kencang Belum Diperbaiki di Aceh Utara

LHOKSUKON- Sebanyak 56 hunian sementara (Huntara) penyintas banjir yang...

Bupati Al- Farlaky Terima Penghargaan Dari KIA

Aceh Timur – Pemerintah Kabupaten Aceh Timur menerima penghargaan...

Gunung Salak, Negeri di Atas Awan Menjadi Magnet Wisata Aceh Utara

BELASAN mobil berjejer rapi di depan kafe yang berdiri...