Categories: Polhukam

Tiba di Matangkuli, Ini Kata Menteri Agama RI

Matang Kuli – Menag Fachrul Razi mengatakan bahwa masyarakat Aceh sejak dulu dikenal toleran. Nilai toleransi sudah terjalin dengan baik sejak lama di daerah berjuluk Serambi Mekah ini.

“Toleransi bukan hal baru. Aceh sangat toleran. Bahkan teman-teman saya yang dulu pernah tugas di Aceh menyampaikan bahwa Aceh sangat toleran,” kata Menag saat bersilaturahim ke Masjid Al Khalifah Ibrahim, Dayah Babussalam Al Hanafiah di Kecamatan Matang Kuli, Aceh, Sabtu (22/02).

Dalam kesempatan itu, hadir ratusan warga dan santri Dayah Babussalam Al Hanafiah. Menag lalu di-peusijuek (tepung tawar, red) oleh Imam Besar Masjid Al Khalifah Ibrahim, Teungku Muhammad Yusuf.

Peusijuek merupakan salah satu tradisi Aceh yang masih terjaga hingga saat ini. Prosesi peusijuek biasanya diisi dengan doa keselamatan dan kesejahteraan bagi orang yang di-peusijuek. Menag juga menerima dua helai surban dari Pimpinan Dayah Babussalam Al Hanafiah, Waled Sirajuddin, sebagai tanda penghormatan.

Di hadapan masyarakat yang hadir, Menag mengatakan, sebagai bangsa yang penuh kemajemukan, sudah sepatutnya masyarakat Indonesia menjaga kerukunan dalam setiap sendi kehidupan.

“Kita yang penuh kebhinekaan maka tidak mungkin bisa menjaganya jika kita tidak menjaga toleransi,” kata Menag.

Menag juga bercerita bahwa saat ini ada sejumlah negara yang baru menyadari tentang pentingnya nilai kebangsaan dan keislaman. Nilai-nilai tersebut sudah lama dipraktikkan di Indonesia. Kedua nilai tersebut menurut Menag, tidak dapat dipisahkan.

“Dari dulu pahlawan-pahlawan Aceh berjuang dalam rangka untuk membela identitas kebangsaan dan keislaman. Dari dulu kita tidak pernah memisahkan itu,” katanya.

Dalam kesempatan tersebut, Menag juga menyempatkan diri untuk memantau Ma’had Aly di Dayah Babussalam Al Hanafiah.

|RIL

Bagikan Postingan
Redaksi

Dapatkan berita terbaru dari Bakata.id dengan berlangganan notifikasi portal berita ini.

Recent Posts

Ilmu Komunikasi Unimal Raih Akreditasi Unggul, Siap Bersaing Tingkat Global

Lhokseumawe — Program Studi (Prodi) Ilmu Komunikasi, Fakultas Ilmu Sosial danIlmu Politik (FISIP) Universitas Malikussaleh…

4 hours ago

Saat Kebijakan Diuji, Sekda Jadi Penjaga Arah Mualem

M Atar ST MSIKetua umum Badko HMI Aceh Periode 2021- 2023 Di tengah dinamika kebijakan…

5 hours ago

Bupati Al-Farlaky Serahkan Rumah Layak Huni di Julok

Aceh Timur — Bupati Aceh Timur Iskandar Usman Al-Farlaky, S.H.I., M.Si menyerahkan secara simbolis bantuan…

23 hours ago

Sekda Lhokseumawe; Layanan Kesehatan Sementara Tidak Melihat Desil, Semua Dilayani…

LHOKSEUMAWE- Pemerintah Kota Lhokseumawe, Provinsi Aceh, belum mengikuti Peraturan Gubernur (Pergub) Aceh Nomor 2 Tahun…

23 hours ago

Disperindagkop UKM Aceh Utara Ultimatum Pangkalan Elpiji Nakal, Siap Cabut Izin Usaha

ACEH UTARA- Disperindagkop UKM Aceh Utara menegaskan komitmen untuk menindak tegas pangkalan gas elpiji 3…

24 hours ago

Puluhan Ruko di Keude Geudong Aceh Utara Terbengkalai…

ACEH UTARA- Puluhan unit rumah toko (ruko) di pusat pembelanjaan Keude Geudong, Kecamatan Samudera, Aceh…

1 day ago

This website uses cookies.