Categories: News

Bocah Cilik Asal Bireuen Dijual di Malaysia, Ini Kronologisnya

ACEH UTARA – Alfi Inayati, (2) diduga dijual oleh wanita bernama Rita, asal Sumatera Utara di Malaysia pada 29 Januari 2020 lalu.

Ketua Perhimpunan Masyarakat Aceh di Malaysia, Bukhari, dihubungi per telepon, Minggu (16/2/2020) menyebutkan, Alfi anak dari Marsidah (29) asal Desa Cot Baroh, Kecamatan Peusangan, Kabupaten Bireuen.

Marsidah menetap di Malaysia 17 tahun lalu dan memiliki seorang bayi berusia 2 tahun 7 bulan. Sekitar akhir 2019, Marsidah berkenalan dengan seorang bernama Rita asal Medan, Sumatera Utara.

Rita meminta anaknya Alfi dijaga olehnya. Agar Marsidah bisa bekerja mencari nafkah buat buah hatinya. Apalagi, Marsidah sudah bercerai dengan suaminya satu tahun lalu.

“Saya baru tahu hari ini kejadian itu. Saya tadi bersama teman-teman masyarakat Aceh sudah mengumpulkan bukti-bukti untuk membantu saudara kita ini mendapatkan anaknya kembali,” kata Bukhari.

Atas kesepakatan dengan Rita, Marsidah pun menitipkan anaknya. Awalnya proses penitipan ini berjalan mulus. Dua hari sekali Marsidah bisa menghubungi Rita lewat telepon selular atau mendatangi rumahnya.

Sejak 29 Januari 2020, Rita tak bisa dihubungi. Saat didatangi rumahnya pun Rita tak lagi menetap di lokasi itu. Belakangan diketahui Rita pendatang haram di negeri jiran itu. Wanita disebut asal Medan itu tak memiliki dokumen apa pun.

“Kita sudah datangi rumah Rita, cari latar belakangnya. Dia ini tak memiliki dokumen imigrasi apa pun. Dia menikah dengan warga Banglades yang menetap di Malysia. Sekarang kita sedang cari keberadaannya,” sebutnya.

Bukhari menduga anak itu dijual. Praktik jual anak di Malaysia kerap terjadi. “Setelah data-data kita peroleh, barulah kita lapor ke Polis Diraja Malaysia. Kita juga berkoordinasi dengan KBRI di Malaysia,” pungkasnya.

|KCM

Bagikan Postingan
Redaksi

Dapatkan berita terbaru dari Bakata.id dengan berlangganan notifikasi portal berita ini.

Recent Posts

Bupati Al Farlaky Peusijuek Jamaah Haji 2026, Titip Doa untuk Daerah dan Kepemimpinannya

ACEH TIMUR – Bupati Aceh Timur, Iskandar Usman Al-Farlaky, S.H.I, M.Si melakukan Peusijuek  calon jamaah haji…

13 hours ago

Kajari dan Ayahwa Potong Senjata di Aceh Utara

ACEH UTARA- Kejaksaan Negeri (Kejari) Aceh Utara memusnahkan barang bukti 77 perkara tindak pidana umum…

13 hours ago

Dinsos Aceh Utara Beberkan Penyebab Desil Masyarakat Berubah dan Tidak dapat Layanan Kesehatan Gratis

LHOKSUKON- Dinas Sosial Kabupaten Aceh Utara, Provinsi Aceh mengungkapkan temuan yang memicu penyebab status desil…

19 hours ago

Cerita Kepala Desa Aceh Didatangi Warga untuk Rubah Desil Agar Tetap Terima Layanan BPJS Kesehaan

LHOKSUKON- Sejumlah kepala desa di Provinsi Aceh kini disibukan dengan merubah warga data di aplikasi…

1 day ago

Isu Negatif Terpa Bupati, MPU Aceh Timur Ajak Masyarakat Bersatu Dukung Pemerintah Daerah

ACEH TIMUR - Ketua Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) Aceh Timur, Tgk H Thahir MD atau…

1 day ago

12 Kepala Dinas Diisi Plt, Akankah Ada Pencopotan Lagi?

LHOKSEUMAWE- Wali Kota Lhokseumawe, Provinsi Aceh, Sayuti Abubakar menonaktifkan tiga kepala dinas dan badan di…

2 days ago

This website uses cookies.