ACEH UTARA | Kapal Yacth mewah terombang ambing ditemukan nelayan asal Pante Gurah, Kecamatan Muara Batu, Aceh Utara kini sudah ditemukan pemiliknya.
Pemilik kapal mewah itu milik Peter Dyer asal dari Negara Inggris yang berbisnis di Thailand. Bahkan dia datang langsung dari Thailand untuk mengecek kapal tersebut di pelabuhan Krueng Geukueh, Aceh Utara, Jumat (17/1/2020).
“Kapal tersebut hanyut saat terparkir di dermaga Phuket, Thailand. Diduga saat itu dangkar kapal tidak kuat hingga kapal tersebut terbawa arus,”kata Peter Dyer kepada awak media.
Ia menjelaskan diperkirakan kapal tersebut hanyut ke kepulauan Nikobar, bahkan sudah memberi tau ke angkatan laut di Nikobar, namun mereka tidak mengetahui keberadaan kapal tersebut. Tapi ternyata hanyut ke Perairan Aceh.
“Saya juga sangat mengucapkan terimakasih kepada nelayan yang telah berjasa menemukan kapal, bahkan saya akan berjumpa langsung dengan nelayan tersebut,”ujarnya.
Ia menyebutkan untuk saat ini kita chek dulu kondisi kapal, apa yang rusak. Setelah itu saya kembali ke Phuket, kemudian balik lagi kesini bersama tim dari sana untuk lakukan perbaikan.
“Setelah dilakukan perbaikan nanti kapal itu akan dibawa pulang ke Phuket, Thailand dengan berlayar,”katanya.
Sedangkan Pengawas Keselamatan Kapal Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) melalui Koordinator Kesatuan Penjagaan Laut dan Pantai (KPLP) Lhokseumawe, Yusriadi mengatakan dokumen dan bukti kapal itu milik Peter ada dibawa semua.
Termasuk, bukti laporan kehilangan ke Kepolisian Thailand serta dokumen pelengkap lainnya. Ia menambahak saat ini dokumen tersebut sedang di verifikasi oleh Kementerian Perhubungan RI,”katanya.
“Jika nanti terbukti secara sah kapal tersebut milik Peter Dyer warga asal Inggris, nanti akan ada proses serah terima,”ujarnya.
|RI|MU
LHOKSUKON- Sebanyak 31 kelompok tari jenjang sekolah dasar dari Kecamatan Kuta Makmur dan Kecamatan Simpang…
Aceh Besar – Penyaluran pupuk bersubsidi di Provinsi Aceh berjalan lancar dan memberikan dampak positif…
LHOKSEUMAWE -Pengamat Komunikasi Politik Universitas Malikussaleh, Masriadi Sambo, menilai persoalan terhambatnya operasional Program Makan Bergizi…
Setiap kali Aceh Utara memasuki babak baru kepemimpinan, harapan masyarakat selalu sama: ekonomi daerah tumbuh,…
LHOKSEUMAWE — Dukungan Komisi X DPR RI terhadap pengalihan status dosen Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian…
LHOKSUKON - Sebanyak 30 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kabupaten Aceh Utara dipastikan kembali…
This website uses cookies.