LANGSA– Masyarakat Desa Baro, Kecamatan Langsa Lama, Kota Langsa, Selasa (10/12/2019) sore menemukan sosok mayat wanita di parit desa tersebut. Mayat itu sudah membengkak dan tanpa identitas ditutup dengan rumput. Diduga korban pembunuhan.
Kasat Reskrim Polres Langsa, Iptu Arief Sukomo, dihubungi per telepon, Rabu (11/12/2019) menyebutkan mayat itu awalnya ditemukan oleh masyarakat desa setempat, Rusli. Setelah itu dilaporkan ke kepala desa seterusnya ke polisi.
“Awalnya Rusli melintas di lokasi. Dia terkejut melihat ada tangan yang keluar, lalu diperiksa ternyata mayat, seterusnya dilaporkan ke kepala desa dan polisi,” sebutnya.
Ciri mayat tersebut mengenakan baju dalam (tanktop) warna merah tua, celana dalam warna coklat dan bra warna hitam. Rambut sudah rontoh. Selain itu, sambung Arief, ditemukan lima tusukan diduga dengan benda tajam, tiga diantaranya berada di atas dada dan dua di dada sedalam lima sentimeter.
“Di lokasi tidak ditemukan kartu identitas, sehingga sampai sekarang kita belum mengetahui identitas korban. Jasadnya sudah kita bawa ke Rumah Sakit Umum Langsa untuk visum,” katanya.
Diduga sambung Arief, mayat itu korban pembunuhan. Pasalnya lokasi ditemukan mayat itu dikubur dalam parit, ditutup dedaunan dan hanya terlihat tangan yang menyembul ke luar.
“Kita masih mendalami penyidikan, semoga bisa segera terungkap identitas korban,” pungkasnya.
|KC
Peureulak – Bupati Aceh Timur, Iskandar Usman Al-Farlaky, S.H.I., M.Si., menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Aceh…
LHOKSEUMAWE – Pengelolaan limbah di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Masjid Puenteut, Kecamatan Blang Mangat,…
IDI – Pemerintah Kabupaten Aceh Timur melalui Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura mengusulkan normalisasi jaringan…
Aceh Timur – Bupati Aceh Timur, Iskandar Usman Al-Farlaky, S.H.I., M.Si., sambut dan membuka kegiatan…
PT Rekayasa Industri (Rekind) menorehkan catatan penting dalam komitmennya terhadap keselamatan kerja, dengan mencatatkan pencapaian…
Oleh: Dr. BukhariPraktisi Hukum di Lhokseumawe, Aceh Keputusan Komisi X DPR RI yang menyatakan persetujuan…
This website uses cookies.