Categories: NewsPolhukam

Kunjungi Aceh, Ini Kata Billy Mambrasar

BANDA ACEH | Staf Khusus Presiden Republik Indonesia, Billy Mambrasar hadir ke Banda Aceh dalam rangkaian lawatannya ke Aceh. Bukan tanpa alasan, kunjungan kali ini bekerjasama dengan organisasi kepemudaan, The Leader untuk memberikan materi dengan tema Leadership and Advocacy for Peacebuilding. Pemberian materi ini merupakan puncak acara dari kegiatan Youth Talk, pelatihan kepemudaan bagi pemuda Aceh dari seluruh penjuru provinsi yang terfokus pada penanaman nilai toleransi yang bekerjasama dengan Indika Foundation. Kegiatan berlangsung dari tanggal 5-8 Desember 2019 berlokasi di Wisma Tamu UIN Ar-Raniry.

“Sebelumnya saya sudah diajak oleh The Leader untuk berbagi di Aceh sejak tahun 2017. Syukurnya akhirnya di tahun 2019 saya ada disini”, tutur Billy, disela pembukaan materi. Kegiatan ini dihadiri oleh 30 pemuda Aceh terpilih yang tersebar dari seluruh daerah di Aceh. Selain itu, pihak The Leader juga memberikan 48 kursi khusus bagi masyarakat umum untuk menghadiri diskusi secara gratis. Kegiatan pun berlangsung dengan menyenangkan. Sosok pendiri dari Yayasan Kitong Bisa tersebut mampu membuat semua peserta aktif dengan sesekali diselipkan dengan humor yang membuat seluruh peserta tertawa. Tak dipungkiri, antusiasme peserta terwujud melalui banyaknya pertanyaan yang dilontarkan kepada pria 31 tahun tersebut. Mulai dari proses hidupnya, proses implementasi Kitong Bisa sebagai kontribusi bagi bangsa, dan juga tupoksi yang diemban saat ini sebagai staf khusus presiden dimana ia juga sedang melanjutkan S2 di University of Oxford. “Kita memang tak sama, tapi kita bisa bekerja sama” tutupnya.

Sebelumnya, The Leader merupakan organisasi kepemudaan yang berdiri sejak 2012 silam. Organisasi ini terfokus pada menjembatani para pemuda di Aceh untuk bisa terus mengembangkan potensi dan prestasi sesuai dengan kemampuan dan minat yang diinginkan. Saat ini The Leader dipimpin oleh Ramadhan dengan keanggotaan dari organisasi tersebut terdiri dari berbagai latar belakang mulai dari dokter, psikolog, aktivis, pengusaha, dan lain sebagainya. Prestasinya tak hanya di lingkup nasional, tetapi juga lingkup internasional dari berbagai lembaga bergengsi seperti British Council, YSEALI, dan lain sebagainya.

|RI

Bagikan Postingan
Redaksi

Dapatkan berita terbaru dari Bakata.id dengan berlangganan notifikasi portal berita ini.

Recent Posts

Dari Makam Sultan Peureulak, Bupati Al-Farlaky Gaungkan Kebangkitan Islam Pertama Asia Tenggara

Peureulak – Bupati Aceh Timur, Iskandar Usman Al-Farlaky, S.H.I., M.Si., menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Aceh…

7 hours ago

DLH dan Dinkes Temukan Pengelolaan Limbah SPPG Puenteut Belum Sesuai Regulasi

LHOKSEUMAWE – Pengelolaan limbah di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Masjid Puenteut, Kecamatan Blang Mangat,…

1 day ago

Jaringan Irigasi Rusak Akibat Banjir, Pemkab Aceh Timur Usulkan Normalisasi DI Jambo Aye di Pante Bidari

IDI – Pemerintah Kabupaten Aceh Timur melalui Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura mengusulkan normalisasi jaringan…

2 days ago

Bupati Al-Farlaky Sambut Tim BPK Pada Entry Meeting Pemeriksaan Terperinci TA 2025

Aceh Timur – Bupati Aceh Timur, Iskandar Usman Al-Farlaky, S.H.I., M.Si., sambut dan membuka kegiatan…

2 days ago

Mantap, Rekind Bukukan 380 Juta Lebih Jam Kerja Tanpa Kecelakaan

PT Rekayasa Industri (Rekind) menorehkan catatan penting dalam komitmennya terhadap keselamatan kerja, dengan mencatatkan pencapaian…

2 days ago

Status Dosen PPPK: Momentum Kebijakan Presiden Prabowo untuk Menutup Celah Ketidakadilan Struktural

Oleh: Dr. BukhariPraktisi Hukum di Lhokseumawe, Aceh Keputusan Komisi X DPR RI yang menyatakan persetujuan…

3 days ago

This website uses cookies.