ACEH UTARA– Polisi menemukan granat dan bahan peledak lainnya di lokasi persembunyian AD alias Raman Peudeung alias Raman Teuntra di Desa Punteut, Kecamatan Sawang, Kabupaten Aceh Utara.
“Kita ke lokasi persembunyiannya 2 Desember 2019, di sana kita temukan granat nenas masih aktif,” sebut Kasat Reskrim Polres Aceh Utara, AKP Indra T Herlambang, Rabu (4/12/2019).
Dia menyatakan polisi juga menemukan benda yang diduga bom rakitan. Sehingga polisi meminta tim penjinak bom dari Brimob Kompi B Jeulikat Lhokseumawe untuk mensterilkan lokasi persembunyian tersebut.
“semua bahan peledak itu lalu kita bawa ke Kompi Brimob untuk dimusnahkan,” terang Indra. Saat ditanya, apakah AD beraksi sendiri? Indra menyebutkan pria itu beraksi sendiri dan tidak memiliki anggota atau kelompok.
“Iya dia sendiri,” tegas Indra.
Sebelumnya diberitakan polisi terlibat baku tembak dengan salah seorang anggota Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB), di Desa Punteut, Kecamatan Sawang, Kabupaten Aceh Utara. AD tewas dilokasi kejadian. Jenazahnya telah diserahkan ke keluarga untuk dimakamkan.
|KC
Aceh Timur – Bupati Aceh Timur Iskandar Usman Al-Farlaky, S.H.I., M.Si., melakukan kunjungan kerja untuk…
LHOKSUKON - Sebanyak 30 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kabupaten Aceh Utara, Provinsi Aceh,…
LHOKSEUMAWE – Dukungan Komisi X DPR RI terhadap pengalihan status dosen PPPK menjadi Pegawai Negeri…
LHOKSUKON - Proses belajar mengajar di SDN 2 Langkahan, Kabupaten Aceh Utara, Provinsi Aceh masih…
Medan– Serikat Pekerja Pertamina Unit Pemasaran I (SPP UPMS I) memandang kenaikan harga Pertamax yang…
Aceh Timur– Bupati Aceh Timur Iskandar Usman Al-Farlaky, S.H.I., M.Si secara resmi membuka Pelatihan Petugas…
This website uses cookies.