NewsPolisi : 2 Tahun Orang Tua Suruh Anak Mengmis dan Menyiksa Jika...

Polisi : 2 Tahun Orang Tua Suruh Anak Mengmis dan Menyiksa Jika tak Bawa Uang

ACEH UTARA| Tim Polres Lhokseumawe mengungkap fakta baru terkait penganiayaan terhadap anak dibawah umur dilakukan Ayah Tiri dan ibu kandung di Desa Teumpok Teungoh, Kecamatan Banda Sakti, Kota Lhokseumawe.

“Tersangka merupakan orang tua korban berinisia UG (34) ayah tiri dan MI (39) ibu kandung tega melakukan kekerasan terhadap anaknya MS (9) dengan cara dirantai jika tidak membawa uang hasil mengemis sebesar Rp 100 ribu perhari,” Kata Kasat Reskrim Polres Lhokseumawe AKP Indra T Herlambang, kepada awak media dalam konfersensi Pers di Mapolres setempat, Jumat (20/9/2019).

Dia menjelaskan kasus eksploitasi anak ini selama dua tahun, sejak anak tersebut berusia enam tahun, awalnya anak itu tidak mau, namun dipukuli sehingga terpaksa mengemis.

“Jika anak ini pulang tanpa membawa uang hasil menemis minimal Rp 100 ribu, maka anak tersebut kembali mendapat kekerasan,”katanya.

Sedangkan, dari pengakuan tersangka,sambung Indra, orang tuanya itu melarang anaknya untuk keluar dan mengemis. Karena sudah biasa anak tersebut tetap mengemis di jalan protokol dan kafe di Lhokseumawe.

“Karena anak itu sering keluar rumah tindakan itu kembali dilakukan oleh ibu kandung dan ayah tirinya itu, maka itu anak tersebut mendapat kekerasan dengan cara diborgol dan dirantai agar tidak keluar dari rumah,” ungkapnya.

Anak itu sudah dilakukan pemeriksaan psikologis dan diserahkan Dinas Sosial Lhokseumawe, apakah nanti akan dirawat pihak dinas atau dikembalikan kepada keluarga dari ibu kandungnya.

Terkait perbuat tersebut tersangka dikenakan pasal 88 jo pasal 76 (i) UU RI No 35 Tahun 2014 tentang peribahan atas UU RI no 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak dan atau pasal 44 ayat (1) UJ RI no 23 tahun 2004 tentang P-KDRT Jo Pasal 65 KUHP dengan ancaman paling lama 10 tahun denda paling banyak Rp 200 Juta. |KCM

Bagikan Postingan

Postingan Terpopuler

Pilihan Untukmu

Abu Doto Telah Pergi: Menyusuri Jejak Pengabdian dr Zaini Abdullah untuk Aceh

Langit Aceh seperti menyimpan kesedihan yang sulit diucapkan dengan...

Pria Asal Sultra Ditemukan Selamat di Aceh Utara, Polisi Dalami Dugaan Penyekapan

LHOKSUKON – Seorang pria asal Kabupaten Kolaka Timur, Sulawesi...

Nikmati Tari dan Kulineran di Festival Lhok Buloh Aceh Utara

LHOKSUKON- Sebanyak 31 kelompok tari jenjang sekolah dasar dari...

Rembuk Tani Pupuk Indonesia, Menko Zulhas: Petani Senang karena Pupuk Lancar

Aceh Besar – Penyaluran pupuk bersubsidi di Provinsi Aceh...

Pengamat Unimal Minta Presiden Perkuat Kontrol Digital Program MBG

LHOKSEUMAWE -Pengamat Komunikasi Politik Universitas Malikussaleh, Masriadi Sambo, menilai...