LANGSA| Wali Kota Langsa, Aceh, Usman Abdullah akrab Toke Suum, melarang masyarakat untuk menggelar lomba panjang pinang dalam rangkaian kegiatan untuk menyemarakan Hari Ulang Tahun ke 74 Republik Indonesia.
Kepala Bagian Hubungan Masyarakat dan Protokoler Pemerintah Kota Langsa M Husin, dihubungi per telepon, Jumat (16/8/2019) larangan itu karena panjat pinang sebagai permainan peninggalan Belanda saat masih menjajah Indonesia tempo dulu.
“Panjat pinang itu peninggalan kolonial Belanda dan tidak ada unsur edukasinya kegiatan itu. Sehingga Pak Wali mengimbau seluruh rakyat tidak menggelar lomba panjat pinang di Kota Langsa,” katanya.
Husin menambahkan, kebijakan larang lomba panjat pinang itu juga sudah dibahas dalam rapat panitia peringatan ulang tahun RI ke 74.
Pemerintah Kota Langsa sambung Husin sudah menyurati sejumlah pihak terkait larangan lomba panjat pinang, seperti kepada Satuan Perangkat Kerja Daerah (SKPD), seluruh kepala desa, perusahaan BUMN dan swasta, serta berbagai pihak lainnya.
“Tidak ada sanksi bagi yang ada mengelar larangan itu, namun alangkah baiknya agar lomba panjat pinang tersebut tidak digelar oleh seluruh elemen masyarakat,” pungkas Husin.|KCM
BENER MERIAH - Jalan lintas provinsi menghubungkan Kabupaten Aceh Utara dan Kabupaten Bener Meriah, Provinsi…
ACEH UTARA — Minggu dini hari, 24 Mei 2026, ketika sebagian besar warga masih terlelap,…
Aceh Timur – Bupati Aceh Timur Iskandar Usman Al-Farlaky, S.H.I., M.Si mengajak seluruh masyarakat untuk…
IDI — Pemerintah Kabupaten Pemerintah Kabupaten Aceh Timur terus mempercepat proses pemulihan pascabencana dengan menyerahkan…
ACEH UTARA – Warga memasang spanduk larangan mendekati area sumur bor gas di kawasan perkebunan…
Harapan baru mulai menyelimuti warga Desa Gunci dan Desa Sawang, Kecamatan Sawang, Kabupaten Aceh Utara,…
This website uses cookies.