Categories: Editorial

Idul Adha dan Toleransi

IDUL ADHA 2019 telah tiba. Semua masyarakat merayakan penuh suka cita. Tak ada keluhan soal toleransi. Gereja Katedral Jakarta, menggeser jadwal ibadah. Kali ini, idul adha, pada hari Minggu, 11 Agustus 2019.

Mayoritas muslim dipastikan shalat ied di Masjid Istiqlal. Berdekatan dengan Katedral. Karena itu pula, pengurus gereja menggeser jadwal ibadahnya. Sebagai bentuk dukungan sesama umat beragama.

Misa Minggu yang biasanya diadakan 3 kali pada pagi hingga siang hari seperti pukul 06.00, pukul 08.00 dan pukul 10.30, besok akan diubah. Yakni menjadi pukul 10.00 dan 12.00. Sedangkan untuk misa sore hari tetap seperti jadwal biasa.

Sehingga, umat muslim leluasa mencari lahan parkir. Bagi mereka yang shalat ied di Masjid Istiqlal Jakarta.

Soal toleransi beragama, negeri ini memiliki catatan panjang. Sangat toleran. Tak ada rumah ibadah yang dirusak oleh penganut agama lain. Hanya karena berbeda agama. Bangsa ini menikmati berkah keberagaman menjadi kekuatan dan kekayaan. Ribuan suku bangsa dan agama menyatu dalam satu bendera merah putih. Dalam sebuah negera yang bernama Indonesia.

Hari-hari ini, persoalan toleransi menjadi penting. Untuk menyatukan. Untuk menguatkan. Untuk saling menjaga. Bukan individu. Namun menjaga bangsa.

Soliditas umat beragama menjadi kekuatan Indonesia. Ribuan pulau itu disatukan dalam kekuatan besar-saling menghormati-antar sesama. Mendukung antar sesama. Dan menganggap semua bersaudara.

Bahwa ada satu atau dua manusia yang intoleran. Di semua negara itu keniscayaan. Karena itu, ruang intoleran harus ditutup rapat. Agar tak merebak. Agar tak menyebar. Keberagaman ini menjadi sangat penting untuk kita berbagi dalam suka dan duka.

Saat musibah bencana alam, di sana menjadi wujud kekompakan antar umat beragama dalam selimut kemanusiaan. Semua bantuan datang untuk menolong korban bencana. Mulai dari tsunami Aceh, tsunami Banteng, tsunami   Sulawesi. Gempa Jogja dan musibah lainnya.

Tak ada urusan berbeda agama lalu menjadikan kita bermusuhan. Berbega agama hanya soal keyakinan. Silakan berbeda. Namun kita tetap bersaudara. Selamat hari raya Idul Adha 2019. Mohon maaf atas segala khilaf.

Bagikan Postingan
Redaksi

Dapatkan berita terbaru dari Bakata.id dengan berlangganan notifikasi portal berita ini.

Recent Posts

Cerita Kepala Desa Aceh Didatangi Warga untuk Rubah Desil Agar Tetap Terima Layanan BPJS Kesehaan

LHOKSUKON- Sejumlah kepala desa di Provinsi Aceh kini disibukan dengan merubah warga data di aplikasi…

13 hours ago

Isu Negatif Terpa Bupati, MPU Aceh Timur Ajak Masyarakat Bersatu Dukung Pemerintah Daerah

ACEH TIMUR - Ketua Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) Aceh Timur, Tgk H Thahir MD atau…

13 hours ago

12 Kepala Dinas Diisi Plt, Akankah Ada Pencopotan Lagi?

LHOKSEUMAWE- Wali Kota Lhokseumawe, Provinsi Aceh, Sayuti Abubakar menonaktifkan tiga kepala dinas dan badan di…

1 day ago

APDESI Minta Masyarakat Aceh Timur Tidak Terpengaruh Isu dan Fitnah Terhadap Bupati Al-Farlaky

ACEH TIMUR - Ketua Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (APDESI) Aceh Timur, Rizalihadi mengatakan dalam…

2 days ago

Ratusan Warga Aceh Utara Setiap Hari Ubah Status Desil Agar Tetap Dilayani JKA

LHOKSUKON- Ratusan warga Kabupaten Aceh Utara, Provinsi Aceh, merubah status pekerjaan untuk merubah data dsil…

2 days ago

Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut Hadir untuk Masyarakat, 1.000 Paket Sembako Disalurkan Melalui Pasar Murah di Lhokseumawe

Lhokseumawe — Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) melalui Integrated Terminal (IT) Lhokseumawe…

2 days ago

This website uses cookies.