EdukasiSTAIN Takengon Terapkan Aplikasi Reformasi Birokrasi

STAIN Takengon Terapkan Aplikasi Reformasi Birokrasi

ACEH TENGAH | Ketua STAIN Takengon Zulkarnain menegaskan komitmennya untuk mempercepat proses reformasi birokrasi (RB) dan zona integritas (ZI) pada institusinya. Salah satu upaya yang dilakukan adalah menerapkan aplikasi RB dan ZI yang dikembangkan Biro Ortala Setjen, Kemenag.

“STAIN Takengon siap menerapkan aplikasi RB dan ZI,” tegas Zulkarnain saat menjadi pembicara pada Bimtek Penguatan Reformasi Birokrasi di STAIN Takengon, Senin (05/08).

Hadir sebagai narasumber lainnya, Joko Sutrayo dari Bagian Fasilitasi Reformasi Birokrasi dan Pelaporan, Biro Ortala Kementerian Agama.

Menurut Zulkarnain, bimtek bertujuan agar Reformasi Birokrasi yang telah dicanangkan Kementerian Agama, berproses menuju capaian yang lebih maksimal, utamanya di STAIN Takengon.

“Satker STAIN Takengon bersama para stakehodernya akan berperan aktif meningkatkan RB dan ZI. Setelah bimtek, akan ada tim khusus yang melaksanakan RB secara makasimal dan priodik,” tegasnya.

“Buktikan keseriusan peserta dengan cara setelah selesai bimtek ini sudah ada akun penilaian mandiri pada aplikasi RB,” sambungnya.

Zulkarnain juga menyinggung progres transformasi STAIN Takengon.  Menurutnya, proses transformasi kelembagaan STAIN menjadi IAIN sudah berproses di KemenPAN dan RB. Surat Menteri Agama RI terkait Perubahan bentuk Menjadi IAIN telah disampaikan kepada pihak Mempan-RB pada tanggal 21 Februari lalu.

“Kita terus berkoordinasi dengan Biro Ortala, serta mendorong supaya IAIN Takengon segera terbit Perpesnya,” ujarnya.

Bimtek dijadwalkan akan berlangsung tiga hari.  Joko Sutaryo akan mulai memberi pembekalan pada hari kedua. Untuk memperlancar proses bimtek, Joko minta panitia siapkan jaringan internet yang memadai. “Saya akan sajikan materi kupas tuntas RB dan ZI,” katanya.

Ketua panitia kegiatan bimtek, Bakri, MM, selaku Kabag AAKU menyampaikan bahwa bimtek diikuti 42 peserta, dari internal STAIN Takengon dan perwakilan beberapa PTKIN di Aceh. |RI

Bagikan Postingan

Postingan Terpopuler

Pilihan Untukmu

Semen Mulai Tersedia di Aceh, Harga Masih Mahal Rp 80.000 Per Sak

LHOKSUKON – Semen mulai tersedia di sejumlah toko di...

Kemenkeu Tambah DAU 2026 untuk 20 Daerah di Aceh, Bukan Perjuangan Satu Daerah

BANDA ACEH—Pemerintah melalui Kementerian Keuangan (Kemenkeu) menambah alokasi Dana...

Bupati Aceh Timur Temui BNPB, Minta Percepatan Pencairan Dana Stimulan Tahap II bagi Korban Banjir

Jakarta – Bupati Aceh Timur Iskandar Usman Al-Farlaky, S.H.I.,...

Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut Sabet 7 Penghargaan ISRA 2026, Komitmen Nyata Kontribusi untuk Masyarakat

Medan - Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut senantiasa tegaskan...