Categories: Parlemen

KKR Dengarkan Suara Korban Konflik di Aceh Utara

ACEH UTARA |Komisi Kebenaran dan Rekonsiliasi (KKR) Aceh akan menggelar Rapat Dengar Kesaksian (RDK) Korban Pelanggaran HAM yang akan dilaksanakan selama dua hari pada 16-17 Juli 2019 dipusatkan di Gedung DPRK Aceh Utara.
“Pihaknya menggelar rapat dengar kesaksian (RDK) untuk mendengarkan suara korban, mengupayakan rekonsiliasi serta merekomendasi pemulihan dan pemberian reparasi kepada para korban,” Kata Ketua KKR Aceh, Afridal Darmi saat gelar konferensi pers di Gedung DPRK Aceh Utara, Senin (15/7/2019).
Afridal menambahkan rencananya pihaknya akan mendengarkan kesaksian 17 orang penyintas dalam konflik Aceh Utara dan Kota Lhokseumawe, di hari pertama pada selasa, 16 Juli 2019 (besok) akan diperdengarkan 7 kesaksian korban dan hari kedua (Rabu, 17 Juli 2019) 9 kesaksian dari berbagai jenis kekerasan yang diterima oleh korban pada massa konflik silam.
“Kita hanya sebatas itu, soal ke pengadilan HAM atau tidak itu adalah kewenangan Komnas HAM untuk menyelesaikan segala dugaan penyiksaan yang terjadi selama masa konflik Aceh,” ujarnya.
Afridal menjelaskan, KKR Aceh merupakan lembaga negara non-struktural yang dibentuk berdasarkan Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2006 tentang Pemerintah Aceh dan Qanun Aceh Nomor 17 Tahun 2013 tentang KKR Aceh.
Menurut Afridal, pemilihan lokasi di Aceh Utara berdasarkan luas wilayah kejadian, banyaknya korban dan ini kegiatan yang kedua setelah RDK pertama kita hadirkan 14 korban pelanggaran HAM di Anjong Mon Mata, Banda Aceh, 27-28 November 2018 lalu.
“Tindak lanjut hasil dari RDK pertama saat ini sudah kita buat dan direkomendasikan untuk dilakukan reparasi dalam tahap awal, dan RDK ini menjadi alat untuk memperdengarkan kebenaran,” ujar Afridal.
Dalam konferensi pers itu turut dihadiri Komisioner KKR Aceh, Evi Narti Zein, Ainal Mardiah, Mastur Yahya, Fuadi Abdullah, dan Muhammad Daud Berueh. |RI|MU

Bagikan Postingan
Redaksi

Dapatkan berita terbaru dari Bakata.id dengan berlangganan notifikasi portal berita ini.

Recent Posts

Deteksi Dini Sindrom Metabolik, 70 Warga Reuleut Timu Ikuti Pembinaan Kesehatan Lansia

ACEH UTARA – Sebanyak 70 masyarakat Desa Reuleut Timu mengikuti kegiatan Pembinaan Desa Lingkungan dalam…

20 hours ago

Cegah Kanker Kolorektal, Warga Reuleut Timu Diedukasi Pentingnya Gizi Seimbang

ACEH UTARA – Upaya meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pola makan sehat terus dilakukan melalui…

20 hours ago

Dinsos Aceh Utara Jelaskan Rincian Penyaluran Dana Jadup Korban Banjir

ACEH UTARA – Kementerian Sosial Republik Indonesia mencatat pencairan bantuan bagi korban bencana alam banjir…

21 hours ago

Muhammad Ikbar Raih Juara I, Kadis Poraparekraf Aceh Utara; Pelajar Kita Luar Biasa

ACEH UTARA - Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga, Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Disporaparekraf) Aceh Utara, Zulkifli, S.Ag.,…

1 day ago

Gaji 3.698 PPPK Lhokseumawe Belum Dibayar, Belum Jelas Kapan Pengesahan APBD

LHOKSEUMAWE- Sebanyak 3.698 Pegawai dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di Kota Lhokseumawe, Provinsi Aceh belum menerima…

1 day ago

Stand Disporaparekraf Aceh Utara Ramaikan Milad ke-800, Zulkifli: Momentum Angkat Potensi Daerah

ACEH UTARA — Perayaan Milad ke-800 Aceh Utara tidak hanya menjadi momentum mengenang perjalanan panjang daerah, tetapi juga menjadi panggung untuk…

1 day ago

This website uses cookies.