NewsPolisi Periksa Benih IF8, Ini Kata Asosiasi Kepala Desa

Polisi Periksa Benih IF8, Ini Kata Asosiasi Kepala Desa

ACEH UTARA | Asosiasi Geuchik Aceh Utara (Asgara) meminta solusi terkait pemeriksaan sejumlah kepala desa dalam kasus pembelian benih padi IF8 dengan menggunakan dana desa di Kabupaten Aceh Utara.

Pernyataan itu disampaikan merespon empat hari terakhir, Tim Polda Aceh dan Polres Aceh Utara menyelidiki pembelian benih padi dengan menggunakan dana desa tahun 2019. Sebelumnya Dinas Pertanian Aceh dan Dinas Pertanian dan Tanaman Pangan Aceh Utara melarang penyaluran benih itu dengan alasan belum memiliki sertifikat dan belum dilepas oleh Kementerian Pertanian RI.

“Kami minta solusi ke menteri desa (Eko Putro Sandjojo) agar masalah pembelian benih IF8 dengan dana desa itu bisa ada solusi. Selain itu, bupati kita minta juga membantu advokasi kasus ini, kan sebelumnya ada imbauan penggunaan benih itu untuk meningkatkan ekonomi desa dari bupati (Muhammad Thaib),” kata Ketua Asgara Aceh Utara, Abu Bakar dihubungi per telepon, Sabtu (6/7/2019).

Dia menyesalkan sikap Dinas Pertanian dan Tanaman Pangan, Aceh Utara yang tidak berkomunikasi dengan kepala desa terkait larangan penyaluran benih padi IF8 sejak awal. Seharusnya, jika dilarang, maka dilakukan sejak awal tahun. Sehingga tidak ada anggaran desa digunakan untuk pembelian bibit itu.

“Senin nanti kita ketemu bupati membahas masalah ini. Semoga ada solusi dan bantuan hukum untuk para kepala desa yang sedang diperiksa ini,” pungkasnya. |RI

Bagikan Postingan

Postingan Terpopuler

Pilihan Untukmu

Hadiri Khanduri Laot dan Santunan Anak Yatim, Bupati Al-Farlaky Ajak Sinergi Bangun Aceh Timur

Aceh Timur – Bupati Aceh Timur, Iskandar Usman Al-Farlaky,...

Helikopter Water Bombing Padamkan Tumpukan Kayu Sisa Banjir di Aceh Utara

LHOKSUKON- Helikopter water bombing akhirnya berhasil memadamkan api di...

Aceh Utara Usulkan 200 Formasi CPNS Tahun 2026

LHOKSUKON– Pemerintah Kabupaten Aceh Utara, Provinsi Aceh, mengusulkan sebanyak...

Kontraktor Pembangunan Huntap Korban Banjir Mengeluh Harga Semen Mahal di Aceh Utara

LHOKSUKON – Kontraktor pembangunan hunian tetap (Huntap) untuk penyintas...

Bukti TJSL Berdampak Nyata dan Berkelanjutan: Rekind Raih 2 Penghargaan Top CSR Award 2026

JAKARTA | PT Rekayasa Indsutri (Rekind) memperoleh dua penghargaan...