Categories: News

Operasi Ketupat, Enam Kecelakaan di Aceh Timur

ACEH TIMUR | Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Aceh Timur, menyatakan angka kecelakaan lalu lintas selama pelaksanaan Operasi Ketupat Rencong 2019 mengalami penurunan 44 % jika dibandingkan dengan pelaksanaan Operasi Ketupat Rencong 2018.

“Selama 13 hari pelaksanaan Operasi Ketupat, terdapat 6 (enam) kasus kecelakaan di wilayah hukum Polres Aceh Timur. Kecelakaan tersebut terjadi selama pelasksanaan Operasi Ketupat Rencong 2019 mulai tanggal 29 Mei sampai dengan 10 Juni 2019,” ungkap Kasat Lantas Iptu Ritian Handayani, Selasa (11/06/2019).

Ia menambahkan, dari enam kecelakaan yang ditangani, terdapat empat korban jiwa meninggal dunia, tiga luka berat dan empat orang mengalami luka ringan. Kerugian yang ditimbulkan dari kecelakaan tersebut kami perkirakan mencapai Rp. 12.500.000,00 (Duabelas Juta Lima Ratus Ribu Rupiah). Urai Kasat Lantas.

Disebutkanya, jika dibandingkan dengan tahun lalu terdapat penurunan jumlah angka kecelakaan, jumlah korban dan jumlah kerugian materi.

Pada pelaksanaan Operasi Ketupat Rencong 2018 terjadi 9 (sembilan) kasus kecelakaan, dengan korban meninggal dunia 7 (tujuh) orang, 2 (dua) orang luka berat dan 6 (enam) orang mengalami luka ringan. Sedangkan kerugian materi dari kecelaaan tersebut diperkirakan mencapai Rp. 17.000.000,00 (Tujuhbelas Juta Rupiah). Jelas Kasat Lantas.

Meski demikian, kami terus melakukan langkah antisipasi dengan memberikan pengetahuan kepada masyarakat. Terutama ketika berada di jalan, agar terus berhati-hati dan menaati rambu-rambu lalu lintas.

Iptu Ritian Handayani menyebut, jika dicermati dan dianalisa, laporan dari kewilayahan kebanyakan kecelakaan itu diakibatkan kurangnya kontrol dari masyarakat saat mengendari kendaraan.

“Untuk itu masyarakat diimbau, ketika mengendarai kendaraan agar selalu waspada dan tertib berlalulintas untuk menghindari terjadinya kecelakaan lalulintas,” pungkas Iptu Ritian Handayani. |WAN

Bagikan Postingan
Redaksi

Dapatkan berita terbaru dari Bakata.id dengan berlangganan notifikasi portal berita ini.

Recent Posts

24.500 UMKM Rusak Karena Banjir Aceh Timur, Berharap Stimulus dari Pemerintah

IDI RAYEUK- Sebanyak 24.500 Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di Kabupaten Aceh Timur, Provinsi Aceh…

2 days ago

Derita Anak Penyintas Banjir Tamiang, Ribuan Belum Miliki Seragam dan Alat sekolah

KUALA SIMPANG - Ribuan pelajar Kabupaten Aceh Tamiang, Provinsi Aceh, belum memiliki seragam sekolah dan…

2 days ago

Bupati Al-Farlaky Minta Camat dan Geuchik Uji Publik Ulang Data Penerima Bantuan Rumah BNPB

Aceh Timur — Bupati Aceh Timur, Iskandar Usman Al-Farlaky, meminta seluruh camat agar memerintahkan para…

3 days ago

Kebangkitan Wisata Aceh Tengah Masih Terkendala, Ini Harapan Pelaku Bisnis

Takengon — Kebangkitan sektor pariwisata di Aceh Tengah pasca bencana longsor dan banjir bandang hingga…

4 days ago

2 Jembatan Amblas Penghubung Antar Kecamatan Aceh Utara Belum Diperbaiki

LHOKSUKON - Sebanyak dua jembatan yang amblas karena banjir November 2025 lalu hingga hari ini,…

4 days ago

Begini Pengaturan WFH di Aceh Timur…

IDI RAYEUK – Pemerintah Kabupaten Aceh Timur, Provinsi Aceh, resmi memberlakukan Work From Home (WFH)…

5 days ago

This website uses cookies.