ACEH UTARA |Sejak sepekan terakhir, harga gas elpiji ukuran 3 kilogram di Kabupaten Aceh Utara mencapai Rp 40 ribu per tabung. Harga yang tidak ekonomis ini sangat meresahkan masyarakat miskin.
Salah satu pembeli, Sulaiman (35), warga Gampong Matang Seuke Pulot, Kecamatan Tanah Jambo Aye mengatakan, kenaikan harga gas elpiji 3 kilogram tersebut telah berlangsung sejak memasuki hari Meugang, Selasa lalu.
“Dari hari Meugang sampai saat ini setahu saya harganya masih Rp 40 ribu per tabung. Itu saya beli pada penjual di kios-kios, bukan di pangkalan. Terlepas dari pangkalan atau tidak, yang jelas pihak berwenang harus menyelesaikan masalah ini,” kata Sulaiman saat menyampaikan keluhannya, Sabtu (8/6).
Sebagian masyarakat, katanya lagi, terpaksa harus mendapatkan gas elpiji dengan harga yang tidak diinginkan tersebut untuk kebutuhan masakan hari-hari. Selain harganya yang mahal, gas elpiji ini juga langka didapatkan pembeli.
“Kami harapkan masalah harga gas Elpiji ini harus diproses. Karena sangat membebani masyarakat kecil. Pihak Pertamina harus mengambil sikap, karena harga gas elpiji sesuai HET di bawah Rp 20 ribu per tabung. Jadi jangan dijual seenaknya,” ucapnya lagi. |JAM

Subscribe to my channel

