Categories: News

Begini Alur Pengadaan CPNS 2019

JAKARTA | Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) menerbitkan surat tentang Pengadaan Aparatur Sipil Negara (ASN) Tahun 2019 bagi Kementerian/Lembaga dan Pemerintah Daerah.

Dalam surat tersebut, usulan kebutuhan pegawai paling lambat disampaikan pada minggu kedua bulan Juni 2019, dan apabila terdapat K/L/Pemda yang belum menyampaikan, maka dinyatakan K/L/Pemda tersebut tidak melaksanakan pengadaan ASN Tahun 2019.

Kepala Biro Hubungan Kemasyarakatan BKN Mohammad Ridwan mengatakan, usulan kebutuhan PNS merupakan hal yang wajar dilakukan masing-masing instansi setiap tahunnya. Usulan tersebut disampaikan kepada Menteri PAN-RB dan Kepala BKN.

“Sesuai amanat UU ASN dan PP 11/2017 tentang Manajemen PNS, setiap tahun instansi memang wajib menyampaikan rencana kebutuhan pegawai dan disampaikan kepada MenPAN RB dan Kepala BKN,” kata Ridwan dilansir dari detikFinance, Jumat (24/5/2019).

Setiap instansi baik pusat maupun daerah menyampaikan rencana kebutuhannya. Hal ini menjadi acuan jumlah formasi CPNS maupun PPPK.

“Rencana kebutuhan tersebut menjadi salah satu referensi untuk menentukan formasi kebutuhan pegawai baru baik PNS maupun PPPK,” ujarnya.

Usulan kebutuhan pegawai didasarkan pada anggaran yang tersedia. Jumlah kebutuhan pegawai juga tetap harus disampaikan meski jumlahnya sudah cukup.

“Jumlah kebutuhan pegawai harus tetap dikirimkan kepada kami, meskipun misalnya jumlah pegawainya sudah mencukupi,” tuturnya.

Setelah usulan lengkap, lanjut Ridwan, Kementerian PAN-RB dan BKN membuat rumusan prioritas penerimaan CPNS. Tahun lalu saja, prioritas pengadaan CPNS diberikan kepada guru, tenaga kesehatan dan tenaga teknis.

“Setelah terkumpul semua, KemenPAN-RB dan BKN akan menganalisis dan membuat beberapa prioritas penerimaan CPNS. Tahun lalu, prioritas diberikan untuk pemenuhan guru, tenaga kesehatan dan tenaga teknis,” katanya.

Kemudian Kementerian PAN-RB akan memberikan persetujuan formasi CPNS di masing-masing instansi.

“Setelah dilakukan analisis, dilakukan site visit, dan beberapa cara yang lain, KemenPAN-RB akan memberikan persetujuan formasi untuk setiap instansi,” ujarnya.. |DTC

Bagikan Postingan
Redaksi

Dapatkan berita terbaru dari Bakata.id dengan berlangganan notifikasi portal berita ini.

Recent Posts

Pakar UI Ajak Mahasiswa Kenali Consent dan Lawan Kekerasan Digital

Lhokseumawe — Meningkatkan kesadaran terhadap kekerasan seksual di ruang digital menjadi fokus Kuliah Umum Program…

14 hours ago

Baru 1 Tahun 5 Bulan, Mualem Copot Mantan Jubir Pemenangan dari Direksi PT PEMA

BANDA ACEH – Gubernur Aceh, Muzakir Manaf atau akrab disapa Mualem, selaku pemegang saham utama…

16 hours ago

Lagi, Bupati Al-Farlaky Toreh Penghargaan ILMA 2026, Inovasi Fiskal dan Penanganan Bencana

Denpasar – Bupati Aceh Timur Iskandar Usman Al-Farlaky, S.H.I., M.Si., terpilih sebagai salah satu penerima…

1 day ago

Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut Perkuat Keandalan Operasional di Riau, Wakil Direktur Utama Tinjau Fuel Terminal Sei Siak

Pekanbaru – Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) terus memperkuat keandalan operasional dan…

1 day ago

Jelang Musim Tanam, Pupuk Indonesia Siapkan 1,81 Juta Ton Stok Pupuk Nasional

Jakarta,– PT Pupuk Indonesia (Persero) memastikan ketersediaan stok pupuk nasional sebanyak 1,81 juta ton dapat…

1 day ago

Serapan TKD Bireuen Nol Persen, Anggaran Rp33,1 Miliar Belum Terealisasi

BANDA ACEH – Kabupaten Bireuen tercatat sebagai daerah dengan realisasi Transfer ke Daerah (TKD) tambahan…

3 days ago

This website uses cookies.