ACEH UTARA | Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Lhokseumawe mengungkapkan motif pembunuhan terhadap istri dan dua anak tiri di Des Ulee Madon, Kecamatan Muara Batu, Kabupaten Aceh Utara terkait ekonomi. Pelaku AG ingin menguasai harta korban yang telah diperoleh dari suami sebelumnya.
“Korban ini punya harta lumayan, misalnya toko dari suami sebelumnya, dan lain sebagianya. Itu mau dikuasai pelaku,” kata Kasat Reskrim Polres Lhokseumawe, AKP Indra T Herlambang dalam konferensi pers di Mapolres Lhokseumawe, Rabu (8/5/2019).
Menurut keterangan pelaku sambung Indra, akhir-akhir ini korban dan pelaku kerap bertengkar. Pasalnya, pendapatan pelaku sebagai buruh bangunan di Banda Aceh tidak mencukupi untuk memenuhi kebutuhan keluarga. Sehingga kerap terjadi pertengkaran.
Padahal, keduanya baru menikah empat bulan lalu.Diduga, karena itu pula pelaku tega membunuh istri dan dua anak tirinya. Dugaan ingin menguasai harta korban muncul karena pelaku pernah marah dan bertengkar dengan keluarga dari mantan suami korban terkait harta.
“Dia ini diduga mengincar harta gono-gini antara suami dan istrinya (korban).Dia pernah bertengkar soal harta ini dengan keluarga mantan suami istrinya. Dia ini kan suami ketiga,” sebut AKP Indra.
Dia menyebutkan, penyidik terus melengkapi berkas kasus itu. Sehingga dalam waktu dekat bisa dilimpahkan ke kejaksaan seterusnya melewati proses pengadilan di Lhokseumawe.
Sebelumnya diberitakan, AG membunuh istrinya berinisial I (33), dua anak tirinya ZM (12) dan Y (1) di rumahnya Desa Ulee Madon, Kecamatan Muara Batu, Kabupaten Aceh Utara. |KCM

Subscribe to my channel

