WisataBerburu Senja di Pantai Ungu...

Berburu Senja di Pantai Ungu…

MATAHARI mulai membungkuk saat kami tiba di Pantai Ungu, Desa Lhok Puuk, Kecamatan Seunuddon, Kabupaten Aceh Utara. Matahari memendar ke kuningan.

Nama Pantai Ungu ini mengacu ke nama salah satu warung di kawasan obyek wisata tersebut. Sehingga, kawasan itu menjadi populer dan digemari masyarakat pesisir timur, Provinsi Aceh. Kawasan itu didisain dengan dominasi warna ungu. Sehingga cocok dengan nama pantai tersebut. Bahkan aplikasi googlemap, sudah mencatat lokasi itu sebagai Pantai Ungu.

Untuk menuju lokas ini, di lintas Medan-Banda Aceh, setiba di persimpangan menuju Seunuddon, berbeloklah ke arah panah jalan menunjuk ke kecamatan pesisir itu. Ikuti jalan itu hingga lurus. Jalannya terbilang mulus, hanya beberapa titik terdapat jalan rusak.

Perhatikan sisi kanan jalan. Di sana terdapat pantai itu. Membentang dengan bersih. Beberapa pondok berdiri megah dan rapi. Di bibir pantai sebagian wisatawan lokal mandi. Sebagian lagi hanya membasahi kaki dan berjalan sepanjang bibir pantai.

“Tidak dipungut biaya pondok oleh pedagang. Bisa duduk gratis,” kata salah seorang pengunjung asal Kabupaten Pidie, Provinsi Aceh, Roesdiana, Kamis (2/5/2019) sore.

Hari itu, dia bersama keluarga besarnya ingin menyaksikan senja di pantai tersebut. Panorama sunset menjadi salah satu daya tarik pantai itu. Jika cuaca sedang bagus, saat mentari tenggelam itu, sungguh pesona yang luar biasa. Bahkan, saat senja, jika cuaca mendung, siluet bibir pantai menjadikan foto yang instagrambale.

“Harga makanan juga murah, misalnya aneka mi itu hanya Rp 7.000. Minuman juga pas di kantong,” sebut pengunjung lainnya, Sri Agustina.

Kelebihan lainnya, kawasan ini cocok untuk wisatawan keluarga. Pasalnya, bibir pantai terbilang dangkal. Sehingga tidak terlalu khawatir jika anak-anak bermain di bibir pantai. Ditambah lagi,pondok berukuran besar, cukup untuk 10 orang per pondok. Sehingga menjadi destinasi yang sangat tepat untuk keluarga.

Mayoritas pengunjung ke kawasan itu warga Kabupaten Aceh Utara, Aceh Timur, Langsa dan Kota Lhokseumawe. Saban sore setelah shalat Ashar, sejumlah pengunjung memadati kawasan itu.

Apalagi, untuk kawasan parkir terbilang luas. Hanya dipungut Rp 2.000 untuk roda dua, dan Rp 5.000 untuk roda empat.

Nah, jika Anda berkunjung ke Kabupaten Aceh Utara, silakan mencoba sensasi menikmati senja di Pantai Ungu. Sembari menikmati semilir angin dan indahnya pesona Samudera India di depan mata. Selamat mencoba.|KCM

Bagikan Postingan

Postingan Terpopuler

Pilihan Untukmu

Aceh Timur Terima Sapi Limosin dari Wapres Gibran, Dibagi ke Warga Pedalaman

IDI- Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka menyerahkan dua...

Malam Gelap di Krueng Mane: Saat Warung Kopi Menjadi Tempat Bertahan di Tengah Pemadaman Listrik

ACEH UTARA — Malam di Krueng Mane, Kecamatan Muara...

Harga Daging Meugang di Lhokseumawe dan Aceh Utara Tembus Rp200 Ribu per Kilogram

LHOKSUKON - Harga daging meugang di Kota Lhokseumawe dan...

Nah Lo, 6 Bulan Sudah Lintas Bener Meriah-Aceh Utara Rusak Parah

BENER MERIAH - Jalan lintas provinsi menghubungkan Kabupaten Aceh...

Ketika Krueng Peuto Meluap Lagi: Kesedihan Warga Tiga Desa Menghadapi Banjir Berkali-kali…

ACEH UTARA — Minggu dini hari, 24 Mei 2026,...