BENER MERIAH | Identitas mayat pria yang ditemukan warga di Desa Wih Dua, Kecamatan Permata, Bener Meriah terungkap. Mayat itu adalah Muhammad Ali, berusia 25 tahun.
Ali merupakan warga Desa Kanot, Kecamatan Syamtalira Aron, Aceh Utara, Aceh. Dia diduga korban penganiayaan dengan sejumlah luka tusuk di sekujur tubuhnya.
“Alhamdulillah. Identitas mayat tersebut sudah terungkap. Dia Muhammad Ali, warga Desa Kanot, Syamtalira Aron, Aceh Utara,” kata Kasat Reskrim Polres Bener Meriah, Iptu Wijaya Yudi Stira Putra , Rabu (1/5/2019).
Barang temuan itu oleh warga diserahkan ke pihak Koramil Permata. Kemudian karena di Puskesmas setempat sudah ramai dengan penemuan mayat, anggota jaga Koramil pun datang dan memberitahukan kepada penyidik terkait barang temuan tersebut.
“Saat sudah ramai di Puskesmas. Anggota piket Koramil melapor ke pihak kami jika mereka sempat menerima barang berupa HP dan Dompet yang ditemukan warga di dekat lokasi penemuan mayat,” sebut Wijaya.
Atas temuan itu, penyidik kemudian melakukan pelacakan terhadap ponsel tersebut. Karena terkunci dengan pola sandinya, polisi tidak bisa membuka ponsel tersebut. Namun sesaat kemudian HP korban ada yang menghubunginya dan kemudian di undang ke RS untuk mengenali korban.
“Kita undang ke RS Muyeng Kute untuk memastikan. Sampai di polres kita ajak ke RS. Saat dicek ternyata benar mayat tersebut keluarganya bernama Muhammad Ali,” sebut Wijaya.
Setelah dilakukan visum, jenazah korban langsung diserahterimakan dari pihak kepolisian kepada keluarganya. Sementara pelaku dan motifnya belum terungkap. Dari olah TKP, terdapat luka menganga di bahu sebelah kanan, luka di bagian perut diduga luka tusukan kemudian di bagian kepala belakang terdapat dua buah luka diduga luka tusukan.
“Kita terus buru pelaku dan motif dibalik semuanya,” tambah Wijaya.
Diberitakan sebelumnya, mayat pria tanpa identitas ditemukan warga di Desa Wih Dua, Kecamatan Permata, Bener Meriah, Aceh. Mayat tersebut diduga korban penganiayaan. |DTC
IDI RAYEUK- Sebanyak 24.500 Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di Kabupaten Aceh Timur, Provinsi Aceh…
KUALA SIMPANG - Ribuan pelajar Kabupaten Aceh Tamiang, Provinsi Aceh, belum memiliki seragam sekolah dan…
Aceh Timur — Bupati Aceh Timur, Iskandar Usman Al-Farlaky, meminta seluruh camat agar memerintahkan para…
Takengon — Kebangkitan sektor pariwisata di Aceh Tengah pasca bencana longsor dan banjir bandang hingga…
LHOKSUKON - Sebanyak dua jembatan yang amblas karena banjir November 2025 lalu hingga hari ini,…
IDI RAYEUK – Pemerintah Kabupaten Aceh Timur, Provinsi Aceh, resmi memberlakukan Work From Home (WFH)…
This website uses cookies.