ACEH UTARA |Seorang warga Bukhari (40) warga Desa Pusong Lama, Kecamatan Banda Sakti, Kota Lhokseumawe, Kamis (18/4/2019) sore selesai menjalani operasi luka berat di bagian pelipis kanannya. Bukhari mengalami luka berat di bagian pelipis buntut dari amuk massa di Pos TNI AL Lhokseumawe di Desa Pusong, Kecamatan Banda Sakti, Kota Lhokseumawe.
Pelipis Bukhari diduga terkena lemparan batu dalam amuk massa di depan Pos TNI AL Lhokseumawe tersebut.
Kepala Hubungan Masyarakat, Rumah Sakit Umum Cut Meutia (RSUCM), Kabupaten Aceh Utara, Saiful, dihubungi per sambungan telepon malam ini menyebutkan kondisi kesehatan Bukhari mulai membaik.
“Operasi jahit pelipisnya tadi juga lancar. Tidak ada kendala apa-apa. Aman operasinya,” sebut Saiful.
Dia menyebutkan, saat ini, Bukhari dirawat intensif di ruang bedah pria, rumah sakit milik Pemerintah Kabupaten Aceh Utara itu. “Sejauh ini tidak ada kendala apa pun buat perawatannya. Namun butuh perawatan di sini beberapa hari ke depan. Semoga besok atau lusa semakin membaik,” pungkasnya.
Sebelumnya diberitakan, massa mengamuk dan sempat membakar ban di Pos TNI Angkatan Laut, di Desa Pusong Lama, Kecamatan Banda Sakti, Kota Lhokseumawe, Rabu (17/4/2019) malam. Bahkan, massa sempat melempari batu ke pos TNI yang berada di Tempat Pendaratan Ikan (TPI) Pusong, Kota Lhokseumawe. Kaca markas TNI AL pecah, selain itu satu brimob dan satu warga sipil mengalami luka-luka.|KCM

Subscribe to my channel

