Categories: News

11 Nelayan yang Sempat Ditahan Pihak Thailand Tiba di Aceh

BANDA ACEH | Sebelas nelayan yang ditahan karena memasuki wilayah perairan Thailand sudah dipulangkan. Mereka dibebaskan otoritas setempat dan diminta pulang sendiri ke Aceh Timur.

“Alhamdulillah, boat KM Harapan Baro 01 sudah kembali ke Pelabuhan PPN Kuala Idi, Aceh Timur,” kata Wakil Sekjen Panglima Laot Aceh Miftach Cut Adek seperti dilansir dari detikcom, Rabu (10/4/2019).

Kesebelas nelayan ini tiba di Idi pada Selasa (9/4) malam sekitar pukul 23.30 WIB. Mereka pulang dengan menumpangi boat sendiri yang dipakai saat melaut.

“Mereka pulang sendiri dari Phuket Thailand ke PPN Idi Rayeuk,” jelas Miftach.Sebelumnya, ada 11 orang nelayan asal Aceh dilaporkan ditahan karena memasuki perairan Thailand menggunakan Kapal KM Harapan Baroe 01 berukuran 21 GT. Juru bicara Kemlu Arrmanatha Nasir (Tata) mengatakan pihak Konsul Indonesia di Songkhla Thailand langsung mencari 11 nelayan itu setelah mendapat informasi penahanan tersebut.

“Kita mendapatkan informasi pada saat dua hari yang lalu ada 11 nelayan Indonesia yang ditahan oleh pihak Coast Guard Thailand. Begitu mengetahui informasi tersebut, Konsul kita yang ada di Songkhla berupaya untuk terus menemukan kesebelas nelayan tersebut,” kata Tata di kantor Kemlu, Jl Pejambon, Jakarta Pusat, Senin (8/4/2019).Tata menyatakan kesebelas nelayan tersebut dalam keadaan baik dan sehat. Dia menegaskan, kapal nelayan Aceh ini masuk ke perairan Thailand karena adanya kerusakan mesin.

“Mereka masuk ke perairan Thailand karena mesinnya rusak. Jadi sehingga kapalnya ditarik oleh pihak Thailand untuk dibawa ke daratan dan untuk diperbaiki. Saat ini, sudah mendapatkan informasi mesin kapal sedang diperbaiki. Mungkin akan memerlukan waktu satu atau dua hari sebelum mereka kembali ke Indonesia,” jelasnya. |DTC

Bagikan Postingan
Redaksi

Dapatkan berita terbaru dari Bakata.id dengan berlangganan notifikasi portal berita ini.

Recent Posts

SDN 2 Dewantara Gelar Maulid, Kadis Pendidikan : Pendidikan Islami Modal Utama Anak …

ACEH UTARA – Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah di SD Negeri 2 Dewantara,…

21 hours ago

Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut Perkuat Sinergi dengan Ombudsman Sumatera Utara, Kawal Penyaluran Energi

Medan– PT Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) memperkuat sinergi dan kolaborasi dengan…

1 day ago

Masa Sewa Huntara Berakhir Desember 2026, Nasib Ratusan Penyintas Banjir di Aceh Utara Mengantung?

ACEH UTARA – Ratusan kepala keluarga (KK) penyintas banjir di Gampong Rumoh Rayeuk, Kecamatan Langkahan,…

1 day ago

Di Musda Golkar, Al-Farlaky Buka Pintu Kolaborasi untuk Pembangunan Aceh Timur

ACEH TIMUR – Bupati Aceh Timur Iskandar Usman Al-Farlaky, S.H.I., M.Si., mengajak Partai Golkar memperkuat…

2 days ago

Steam Blowing Rampung, Rekind Kawal PLTP Salak Unit 7 Menuju Commissioning

JAKARTA -PT Rekayasa Industri (Rekind) tengah mengawal pelaksanaan kegiatan proyek Pembangkit Listrik Panas Bumi (PLTP)…

2 days ago

Puluhan Pohon, Rumah dan Kios Pedagang Rusak Diterjang Angin di Lhokseumawe

LHOKSEUMAWE– Sebanyak puluhan kios, rumah dan pohon tumbang diternang angin kencang di Kota Lhokseumawe, Provinsi…

2 days ago

This website uses cookies.