ParlemenKPK Ungkap Dugaan Jual Beli Jabatan, Ini Respon Kemenag RI

KPK Ungkap Dugaan Jual Beli Jabatan, Ini Respon Kemenag RI

JAKARTA | Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin menegaskan kesiapannya untuk memberikan keterangan kepada Komisi Pemberantasan Korupsi terkait kasus operasi tangkap tangan (OTT) yang melibatkan dua pejabat Kementerian Agama.

Kesiapan ini disampaikan Menag saat menjawab pertanyaan wartawan setibanya di Kantor Kementerian Agama Jakarta. Sekira pukul 16.45 WIB, Menag tiba di kantor Kemenag setelah mendapat informasi bahwa ruang kerjanya sudah kembali di buka setelah disegel KPK sejak Jumat, 15 Maret 2019.

“Pernyataan resmi saya sudah clear. Bahkan saya mengajak seluruh ASN kemenag untuk memberikan dukungan penuh kepada KPK dan seluruh aparat penegak hukum kita dalam mengungkap kasus ini sehingga ini bisa cepat dan ke depan kita bisa menatap lebih baik lagi,” tegas Menag di Jakarta, Senin (18/03).

Ditanya terkait materi pemeriksaan, Menag berharap teman-teman media dapat bersabar. Menurut Menag, dirinya harus bisa menahan diri untuk tidak menyampaikan hal-hal yang terkait dengan materi hukum, langsung maupun tidak langsung.

“Sebab saya belum memberikan keterangan resmi kepada KPK sehingga saya harus menghormati institusi negara, KPK,” tuturnya.

“Karenanya menurut hemat saya sebaiknya saya menahan diri dulu untuk tidak menyampaikan hal ini kepada publik sebelum saya menyampaikannya kepada KPK sebagai institusi negara yang menangani kasus ini. Jadi saya mohon teman-teman media bisa menahan diri juga untuk tidak menanyakan hal yang terkait kasus ini,” tandasnya.

Sebelumnya, KPK menetapkan Ketua Umum PPP, Romahurmuzy sebagai tersangka dalam kasus dugaan jual beli jabatan di Kementerian Agama RI. Pria akrab disapa Romi itu kini ditahan oleh lembaga anti rasuah tersebut selama 20 hari ke depan. |RI

Bagikan Postingan

Postingan Terpopuler

Pilihan Untukmu

DLH dan Dinkes Temukan Pengelolaan Limbah SPPG Puenteut Belum Sesuai Regulasi

LHOKSEUMAWE – Pengelolaan limbah di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi...

Jaringan Irigasi Rusak Akibat Banjir, Pemkab Aceh Timur Usulkan Normalisasi DI Jambo Aye di Pante Bidari

IDI – Pemerintah Kabupaten Aceh Timur melalui Dinas Tanaman...

Bupati Al-Farlaky Sambut Tim BPK Pada Entry Meeting Pemeriksaan Terperinci TA 2025

Aceh Timur – Bupati Aceh Timur, Iskandar Usman Al-Farlaky,...

Mantap, Rekind Bukukan 380 Juta Lebih Jam Kerja Tanpa Kecelakaan

PT Rekayasa Industri (Rekind) menorehkan catatan penting dalam komitmennya...

Status Dosen PPPK: Momentum Kebijakan Presiden Prabowo untuk Menutup Celah Ketidakadilan Struktural

Oleh: Dr. BukhariPraktisi Hukum di Lhokseumawe, Aceh Keputusan Komisi X...