Categories: News

Wadau, 7.945 Hektare Sawah di Aceh Utara Masih Tadah Hujan

ACEH UTARA |  Dinas Pertanian Kabupaten Aceh Utara mencatat 7.945 hektare dari 46.000 hekatare sawah di kabupaten itu masih berstatus tadah hujan. Dampaknya, petani hanya turun ke sawah saat musim penghujan. Luas itu tersebar di 27 kecamatan dalam kabupaten tersebut. Kecamatan Pirak Timu satu-satunya kecamatan yang sama sekali belum mendapat suplai air irigasi di kabupaten itu.

“ Untuk pembangunan irigasi itu kewenangan Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR). Kalau kami, hanya membangun saluran kecil akrab disebut saluran cacing di area persawahan,” kata Kepala Dinas Pertanian, Kabupaten Aceh Utara, Syarifuddin,  Sabtu (2/3/2019).

BACA JUGA : FEB Unimal Target Akreditasi A

Dia menyebutkan, data luas lahan yang tadah hujan dikirim ke Dinas PUPR sehingga menjadi acuan pembangunan irigasi di kabupaten tersebut. “Sehingga irigasi perioritas itu terpetekan dengan baik, kita minta ke PUPR. Karena mereka yang membangun,” sebutnya.

Dia memperkirakan, luas lahan sawah di Kabupaten Aceh Utara cenderung menurun. Pasalnya, perubahan lahan sawah menjadi pertokoan dan perumahan sepanjang jalan Medan-Banda Aceh. “Ke depan pasti akan terjadi penurunan jumlah lahan persawahan, masyarakat semakin pesan membangun di pinggir jalan lintas nasional, sebagian besar membangun toko,” terangnya.

Sementara itu, salah seorang masyarakat Desa Alue Bungkoh, Kecamatan Pirak Timu, Aceh Utara, Faisal Razi, meminta agar Pemerintah Aceh Utara mempercepat pembangunan irigasi di kecamatan pedalaman kabupaten itu. “Sebagian saluran irigasi sudah dibangun lima tahun lalu, sampai sekarang belum selesai-selesai. Kami harap ini bisa jadi perioritas bupati,” pungkasnya. |TI

Bagikan Postingan
Redaksi

Dapatkan berita terbaru dari Bakata.id dengan berlangganan notifikasi portal berita ini.

Recent Posts

Tak Mau Main-Main, Bupati Al-Farlaky Kembali Pantau Kinerja RSUD dr. Zubir Mahmud

Tekankan Disiplin ASN dan Kebersihan Rumah Sakit ACEH TIMUR – Setelah melakukan Monitoring dan Evaluasi…

2 hours ago

Ultimatum 2×24 Jam! Wabup Aceh Timur Ancam Tempuh Jalur Hukum Jika Dun Belanda Bungkam

ACEH TIMUR – Wakil Bupati Aceh Timur, T. Zainal Abidin, memberikan ultimatum kepada M. Yunus…

2 hours ago

Bupati Al-Farlaky Buka Pintu Maaf untuk Dun Belanda

Aceh Timur – Bupati Aceh Timur Iskandar Usman Al-Farlaky, S.H.I., M.Si. menyatakan membuka pintu maaf…

2 hours ago

Akhirnya, Polisi Tetapkan 3 Tersangka Kasus Gadis Injak-injak Wajah Pelajar di Aceh Timur

IDI – Penyidik Polres Aceh Timur, Provinsi Aceh menetapkan tiga pelaku yang menginjak-injak pelajar berinisial…

2 days ago

365 Sekolah Rusak Karena Banjir Mulai Diperbaiki di Aceh Utara, Proses Belajar Direlokasi Sementara

LHOKSUKON – SEBANYAK 365 sekolah jenjang Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) kini…

2 days ago

Fairuz Hotel by Calandra Takengon Hadirkan Promo Spesial “AFTER SCHOOL Holiday”, Diskon 20 Persen hingga 30 Agustus 2026

TAKENGON – Fairuz Hotel by Calandra Takengon menghadirkan promo spesial bertajuk AFTER SCHOOL Holiday sebagai…

3 days ago

This website uses cookies.