Categories: News

PT PIM – PP Teken Kontrak Pembangunan Pabrik NPK di Aceh Utara

JAKARTA |  PT Pupuk Iskandar Muda bersama PT PP (Persero) Tbk sebagai Kontraktor EPC, menandatangi kontrak proyek pembangunan Pabrik Nitrogen Phospor dan Kalium (NPK) Chemical kapasitas 500.000 Ton per tahun di Kantor PIM Jakarta, Kamis (28/2/2019).

Penandatanganan kontrak proyek NPK ditandatangani oleh Direktur Utama PT PIM, Husni Achmad Zaki dengan Direktur EPC & Kerjasama Luar Negeri PT PP (Persero) Tbk, Abdul Haris Tatang. Turut dihadiri dan disaksikan oleh Komisaris Utama PT PIM, Ir. Musthofa, Dewan Komisaris, Husain Abdullah, M. Ali Arief, serta Direktur Produksi Teknik & Pengembangan, Pranowo Tri Nusantoro, Direktur Komersil, Rochan Syamsul Hadi dan Direktur SDM & Umum, Usni Syafrizal.

Direktur Utama PT PIM, Husni Achmad Zaki dalam siaran pers yang diterima Bakata.id, Jumat (1/3/2019) mengatakan, proyek Pembangunan Pabrik NPK Chemical ini dibangun di dalam Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Arun Lhokseumawe berlokasi di Krueng Geukueh, Aceh Utara yang berdampingan dengan Pabrik Pupuk Urea dan Amoniak yang sudah ada, dengan nilai investasi Rp 1 triliun dan waktu pengerjaan selama 29 bulan. Ditargetkan akan beroperasi secara komersil pada semester 2 tahun 2021.

Pembangunan Parik NPK ini merupakan salah satu upaya yang dilakukan oleh PIM dalam rangka diversifikasi produk dan mengurangi ketergantungan pada gas bumi. Sebagai perusahaan pupuk dan petrokimia yang kompetitif dimasa mendatang, PT PIM melakukan pengembangan perusahaan, salah satunya adalah dengan membangun pabrik NPK.

BACA JUGA : UIN Tawarkan Anak Kedua Ayah yang Hadiri Wisuda Almarhum Putrinya Masuk Tanpa Tes

Seiring dengan upaya Pemerintah untuk meningkatkan produksi pangan nasional guna mencapai swasembada pangan, salah satu program yang sedang digalakkan adalah aplikasi pola penggunaan pupuk berimbang atau pupuk majemuk, sehingga kebutuhan akan pupuk majemuk, khususnya NPK, akan semakin meningkat.

Dengan melihat peluang dan prospek pemasaran NPK serta menyelaraskan dengan Rencana Jangka Menengah Perusahaan dan Holding, maka PT PIM melakukan langkah koorporasi dengan merealisasikan Proyek Pembangunan Pabrik NPK Chemical kapasitas 500.000 ton per tahun yang akan dipasarkan untuk memenuhi kebutuhan pupuk pangan dan perkebunan khususnya di wilayah Aceh dan Sumatera bagian Utara.

Jika PT PIM terus berkembang dan maju, akan berdampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi Aceh, serta produksi pertanian akan selalu terjaga, kebutuhan pangan terjamin. Secara multiplier efect, apabila PIM terus berkembang dan maju maka akan tercipta perputaran ekonomi diwilayah sekitar PIM. Berbagai bisnis dan usaha masyarakat akan terus tumbuh dan berkembang.

Hal ini sejalan dengan upaya pemerintah untuk meningkatkan produksi pangan nasional guna mencapai swasembada pangan. Disamping itu untuk memenuhi pasar ekspor regional kawasan Asia Selatan, karena secara letak geografis dekat dengan PT PIM.

Sementara itu, proses pemilihan kontraktor untuk Proyek NPK PIM sudah dimulai sejak tanggal 9 April 2018 dengan pengumuman prakualifikasi melalui media massa nasional.

“Manajemen PT PIM menyampaikan terima kasih dan apresiasi yang tinggi kepada manajemen PT PP (Persero) Tbk yang telah mengikuti proses tender dengan baik, sehingga berhasil menjadi pemenang tender. Kami mengharapkan PT PP (Persero) Tbk sebagai kontraktor utama dapat melaksanakan pekerjaan dengan tepat biaya, tepat mutu, dan waktu pelaksanaan pekerjaan lebih cepat dari 29 bulan” pungkas Husni Achmad Zaki. |RI

Bagikan Postingan
Redaksi

Dapatkan berita terbaru dari Bakata.id dengan berlangganan notifikasi portal berita ini.

Recent Posts

PGRI dan Bunda Guru Dilantik, Bupati Al- Farlaky Targetkan Sekolah Cetak SDM Unggul Di Aceh Timur

ACEH TIMUR – Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Aceh Timur dan Bunda Guru Kabupaten…

5 hours ago

Ekspor Urea Indonesia Tiba di Australia, Perkuat Ketahanan Pangan Kawasan Indo-Pasifik

Brisbane – PT Pupuk Indonesia (Persero) berhasil merealisasikan pengiriman urea ke Australia sebagai bagian dari…

5 hours ago

Kompas Bangun Kembali SDN Teumpeun, Bupati Al-Farlaky: Investasi Masa Depan Generasi

ACEH TIMUR – Bupati Aceh Timur, Iskandar Usman Al-Farlaky, S.H.I., M.Si, bersama Ketua TP -…

5 hours ago

Ini Saran Pengamat Unimal untuk Tatakelola MBG Presiden Prabowo

LHOKSEUMAWE | Pengamat Komunikasi Politik, Universitas Malikussaleh (Unimal) Kabupaten Aceh Utara, Provinsi Aceh, Masriadi Sambo,…

1 day ago

Ditopang Transformasi Tata Kelola dan Efisiensi, Pupuk Indonesia Kembali Masuk Fortune Southeast Asia 500

Jakarta - PT Pupuk Indonesia (Persero) kembali masuk dalam daftar Fortune Southeast Asia 500 (FSEA500)…

1 day ago

Cuaca Ekstrem, Wilayah Tengah Aceh Waspada Longsor

LHOKSUKON– Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Kantor Bandara Sultan Malikussaleh, Kabupaten Aceh Utara, Provinsi…

2 days ago

This website uses cookies.