Categories: Wisata

Keseriusan Langsa Kembangkan Ekowisata

LANGSA | Pemerintah Kota Langsa bekerjasama dengan Direktorat Jenderal, Pengendalian Daerah Aliran Sungai dan Hutan Lindung Kementerian Lingkungan Hidup (PDASHL KLHK)  menanam 5.000 pohon mangrove di Desa Kuala Langsa, Kecamatan Langsa Barat, Jumat (8/2/2019).

Kegiatan itu sebagai bentuk pengembangan ekowisata hutan mangrove yang menjadi salah satu obyek wisata paling diminati di Kota Langsa.

BACA JUGA : Ingat, Pendaftaran Online Pegawai Setara PNS 10-16 Februari 2019

Walikota Langsa, Usman Abdullah, dalam laman resmi Pemerintah Kota Langsa menyebutkan pemerintahnya fokus mengembangkan ekowisata. “Langsa punya lahan basa cukup luas, dengan 30 jenis bakau, ada juga fauna endemik seperti lumba lumba, burung dan monyet, ini menjadi karunia Allah SWT untuk wisata Langsa,” sebutnya.

Dia menegaskan, Pemerintah Kota Langsa berupaya menjalankan konsep konservasi berbasis kesejahteraan melalui pengembangan ekowisata hutan mangrove. Dengan begitu diharapkan diharapkan mangrove lestari, pendapatan masyarakat meningkat, lapangan kerja tercipta, dan kesejahteraan masyarakat semakin baik.

Penanaman kembali hutan bakau sebelumnya juga bekerjasama dengan sejumlah lembaga swadaya masyarakat dalam dan luar negeri. Selain itu, masyarakat desa juga diharapkan bisa membentuk petugas menjaga hutan mangrove, meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat untuk memfaatkan non kayu, seperti membuat sirup mangrove, dodol mangrove dan sebagainya.

“Ke depan, kita terus minta bantuan Kementerian Lingkungan Hidup untuk membantu misalnya biaya patroli di hutan bakau, penambahan kamera pengawas dan melengkapi sarana dan prasarana. Sehingga kawasan ini menjadi ekowisata yang populer dan mensejahterakan masyarakat sekitarnya,” pungkas Usman. |KCM

Bagikan Postingan
Redaksi

Dapatkan berita terbaru dari Bakata.id dengan berlangganan notifikasi portal berita ini.

Recent Posts

2 Sumur Bor Semburkan Gas dan Air Setinggi 40 Meter di Aceh Timur, Bupati Turun Tangan

IDI - Sumur bor yang baru saja digali di Desa Matang Keupula Sa dan Desa…

1 day ago

Bupati Aceh Timur Temui BNPB, Minta Percepatan Pencairan Dana Stimulan Tahap II bagi Korban Banjir

Jakarta – Bupati Aceh Timur Iskandar Usman Al-Farlaky, S.H.I., M.Si., meminta Badan Nasional Penanggulangan Bencana…

1 day ago

Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut Sabet 7 Penghargaan ISRA 2026, Komitmen Nyata Kontribusi untuk Masyarakat

Medan - Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut senantiasa tegaskan komitmennya dalam menjalankan program Tanggung Jawab…

1 day ago

Bupati Al Farlaky Temui Mendagri Tito Karnavian Bahas Percepatan Penanganan Pascabanjir

Jakarta – Bupati Aceh Timur Iskandar Usman Al-Farlaky, S.H.I., M.Si., bertemu dengan Menteri Dalam Negeri…

2 days ago

Tok, Ukur Ulang Kebun Sawit PTPN Aceh Utara

LHOKSUKON– Pemerintah Kabupaten Aceh Utara, Provinsi Aceh memediasi pertemuan antara warga dan manajemen PT Perkebunan…

2 days ago

TA Khalid ; Rp 1,5 Triliun untuk Rehab Perikanan, Rp 2,5 Triliun untuk Pertanian

LHOKSUKON – Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) Republik Indonesia menyerahkan satu unit alat berat ekskavator tipe…

2 days ago

This website uses cookies.