Categories: FeaturedNews

Tok, Ukur Ulang Kebun Sawit PTPN Aceh Utara

LHOKSUKON– Pemerintah Kabupaten Aceh Utara, Provinsi Aceh memediasi pertemuan antara warga dan manajemen PT Perkebunan Nusantara (PTPN) I Regional IV Cot Girek, Kabupaten Aceh Utara, Provinsi Aceh, Jumat (7/8/2026) malam. Hasilnya disepakati untuk mengakhiri konflik lahan dan klaim masing-masing pihak, maka Badan Pertanahan Nasional (BPN) melakukan pengukuran ulang lahan awal September 2028 mendatang.

Pengukuran ini untuk memastikan berapa luas lahan yang dikuasai masyarakat dengan bukti dokumen yang dimiliki, serta luas Hak Guna Usaha (HGU) PTPN 7.506 hektare. Lahan yang dimiliki masyarakat akan dikeluarkan dari perpanjangan HGU yang akan berakhir pada 26 November 2026 mendatang.

Bupati Aceh Utara Ismail A Jalil akrab disapa Ayahwa Sabtu (8/8/2026) meminta masyarakat tidak ada melakukan aksi apapun selama proses pengukuran berlangsung. “Jaga kondusif daerah, jangan ada aksi apa pun. Tujuan kita mengakhiri konflik agar tidak ada pihak yang merasa dirugiakan,” katanya.

Dia memastikan, pemerintahannya mendukung investasi dan melindungi masyarakat. Sehingga masyarakat dan investor dapat tumbuh bersama dan saling menguntungkan.

Dia berharap, kebijakan itu dapat memuaskan seluruh pihak. Sehingga tidak ada lagi sengketa lahan dan gesekan langsung antar pekerja PTPN dengan masyarakat di kawasan pedalaman Kabupaten Aceh Utara itu. Selama ini, PTPN merugi karena sebagian lahan dikuasai oleh masyarakat yang mengklaim lahan itu miliknya. Kasus ini bahkan telah dilaporkan ke Polda Aceh.

Sementara itu dihubungi terpisah, Kepala Hubungan Masyarakat PTPN I Langsa Khalid Abdul menyambut baik keputusan itu. Menurutnya, manajemen PTPN mengikuti keputusan rapat mediasi yang diinisiasi oleh Bupati Aceh Utara, Ismail A Jalil.

“PTPN mengikuti saja keputusan hasil musyawarah. Pengukuran akan dilakukan awal September 2026,” terangnya.

Pengukuran ulang ini bagian dari perpanjangan HGU yang diajukan oleh PTPN pada pemerintah. Sedangkan izin dari Pemerintah Kabupaten Aceh Utara telah ditandatangi pada masa kepemimpinan Penjabat Bupati Aceh Utara Mahyuzar.

Setelah pengukuran ulang barulah dikeluarkan perpanjangan HGU oleh BPN kepada perusahaan plat merah itu. Untuk luas lahan, akan dilakukan penyesuaian setelah hasil pengukuran ulang dilakukan.

“Kami ikut saja keputusan hasil musyawarah,” pungaks Khalid.

Sengketa lahan antar masyarakat dan perusahaan plat merah itu terjadi dua tahun terakhir. Masing-masing pihak mengklaim lahan milik mereka. Demonstrasi berjilid-jilid dilakukan oleh masing-masing pihak di kantor Bupati Aceh Utara, Provinsi Aceh.

|KOMPAS

Bagikan Postingan
Redaksi

Dapatkan berita terbaru dari Bakata.id dengan berlangganan notifikasi portal berita ini.

Recent Posts

Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut Perkuat Kolaborasi Strategis dengan Kodam XX/Tuanku Imam Bonjol

Padang – Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) terus memperkuat sinergi dengan berbagai…

1 day ago

Perkuat Peran EPC Nasional, Rekind Bangun Pabrik Soda Ash dan Amonium Klorida Petrokimia Gresik

JAKARTA -PT Rekayasa Industri (Rekind) kembali memperkuat kiprahnya dalam pembangunan industri kimia nasional melalui kepercayaan…

2 days ago

Pertamina Patra Niaga “Cadiak Pandai Goes to School” Kukuhkan Satuan Tugas Lingkungan Sekolah, Semarakkan Hari Inovasi Indonesia di Ulakan Tapakis

Padang Pariaman– Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) melalui Aviation Fuel Terminal Minangkabau…

3 days ago

Tak Berhenti, Bupati Al-Farlaky Kembali Lobi Wamensos RI Perjuangkan Pencairan Jadup

Jakarta-- Upaya mempercepat pencairan bantuan Jatah Hidup (Jadup) bagi korban banjir di Aceh Timur terus…

3 days ago

Ketua PCNU Lhokseumawe Bekali Santri Pemahaman Turats, Tegaskan Pentingnya Penguasaan Kitab Kuning

LHOKSEUMAWE – Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kota Lhokseumawe, Dr. Tgk. M. Rizwan Haji…

3 days ago

Forbes DPR RI Asal Aceh Kecam Penembakan Warga Saat Pengibaran Bendera Bintang Bulan

BANDA ACEH | Ketua Forum Bersama (Forbes) DPR RI - DPD RI Asal Aceh, TA…

3 days ago

This website uses cookies.